Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Thursday, February 7, 2013

Ptolemy's Gate - Jonathan Stroud



unduhan (2)
Title : Ptolemy's Gate
Author : Jonathan Stroud
Publisher : Gramedia

Ptolemy's Gate
Dua ribu tahun telah berlalu sejak jin Bartimaeus berada di puncak kejayaannya---tak terkalahkan dalam pertempuran dan berteman dengan sang empu penyihir, Ptolemy. Sekarang, karena ia terperangkap di Bumi dan diperlakukan seenaknya oleh masternya, Nathaniel, energi Bartimaeus memudar dengan cepat.
Sementara itu, di dunia bawah tanah London, Kitty Jones yang buron diam-diam melakukan riset tentang sihir dan demon. Ia punya rencana yang diharapkannya akan menyudahi konflik berkepanjangan antara jin dan manusia.
Nathaniel, Kitty, dan Bartimaeus pun harus membongkar konspirasi mengerikan dan menghadapi ancaman paling berbahaya sepanjang sejarah ilmu sihir.


Sejak dulu, manusia memperbudak bangsa makhluk halus atas kuasanya, memanggil makhluk halus (atau demon) tersebut dari rumahnya di Dunia Lain untuk diikat dan dipekerjakan di Dunia Bumi. Demon dari dunia lain itu sendiri memiliki tingkatan, mulai dari imp, foliot, jin, afrit dan marid, sesuai dengan tingkat kekuatannya. Demon dapat dipanggil oleh seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan sihir, mencakup bagaimana cara merapalkan mantera yang benar, dan menggambar pentacle dengan tepat dan akurat. Jika terjadi kesalahan ucap ataupun gambar pentacle yang kurang sempurna, si Demon ini bisa berbalik menyerang pemanggilnya. Orang yang mempelajari ilmu sihir dan memanggil demon ini, disebut Penyihir. Tanpa demon, penyihir hanyalah manusia biasa yang tidak punya kekuatan apa apa.
Nah, karena kekuatan penyihir atas demon inilah, para penyihir menempati posisi di pemerintahan London. Tidak ada commoner (rakyat biasa) yang masuk ke dalam kancah politik. Disinilah sumber berbagai konflik di buku ini. Karena berambisi dan diberi kekuasaan lebih, para penyihir saling adu kekuatan dan menjatuhkan lawan politiknya. Saling menusuk dari belakang dan mengkhianati pemerintah yang ada sekarang, agar dapat menggantikan dirinya ke posisi yang lebih tinggi.
Nathaniel, adalah seorang anak laki laki yang sejak kecil "dijual ibunya" untuk dijadikan penyihir oleh pemerintah. Kepedihan Nathaniel atas tindakan orang tuanya itu menjadikan dia anak yang keras, berani, berambisi, dan pintar. Apalagi, sejak saat itu dia hidup bersama Mr. Underwood, yang tidak menyayanginya sebagaimana seorang anak laki laki ingin disayangi dan dilindungi keluarga. Agak ironis juga sebenernya cerita ini.
Karena kepandaian Nathaniel, pada umur 14 tahun diam diam dia bisa memanggil seekor *eh* seorang jin dari Dunia Lain bernama Bartimaues untuk diperbudak. Namun sayangnya, Bartimaeus mengetahui kelemahan Nathaniel, yaitu nama lahirnya (Nathaniel). Seorang penyihir tidak boleh membiarkan nama lahirnya diketahui, karena bisa dimanfaatkan orang lain untuk mencelakakan dirinya.
Di buku pertama, Nathaniel (atau nama samarannya, Mr. Mandrake) mengalami saat saat sulit ketika dia kehilangan orang yang dicintainya, dan hanya bisa sendirian (*ditemani Bartimaeus). Namun berkat kepandaiannya dan 'pendukung'nya, Bartimaeus, Nathaniel bisa bangkit dan akhirnya mencapai ambisinya, menjadi orang pemerintahan. Di buku buku selanjutnya, menceritakan kelanjutan kisah Nathaniel dalam mempertahankan kariernya di pemerintahan, serta kemunculan pemberontak commoner bernama Resistance.
Saya suka banget sama petualangan petualangan di buku ini. Konflik kepercayaan, intrik politik, misteri yang perlu diungkap, dibumbui dengan fantasy tentang demon, dunia lain, dan alat alat magis seperti sepatu yang bisa mempersingkat jarak, kalung yang dapat menyerap kekuatan gaib, serta cermin pengintai. Itu, dan ditambah lagi karakter karakter yang menawan, membuat saya cintaaa banget sama buku ini. Yah, fifty fifty lah sama Harry Potter. Tapi di Harry Potter pun ga ada tokoh yang sekocak Bartimaeus. Insya Allah nanti saya ulas tokoh Bartimaeus dalam sebuah postingan tersendiri.
Yang jelas, saya katakan, saya tertipu dengan covernya. Kehadiran Bartimaeus membuat saya senyum senyum sendiri bahkan ketawa terpingkal pingkal. Bartimaeus keren banget lah pokonya.
Cerita ini dibagi dalam per bab setiap bukunya. Per bab itu menceritakan berbagai sudut pandang, mulai dari Nathaniel, Bartimaeus, dan Kitty. Kitty ini adalah seorang anggota Resistance. Menarik juga, bagaimana pada awalnya Kitty adalah tokoh antagonis, dibalik menjadi protagonis dalam cerita ini. Kehadiran Kitty dalam cerita ini memberikan warna tersendiri dan ga bisa ditebak, beda sama Nathaniel yang tindakan dan pemikirannya mudah ditebak. Dan saya senang sekali ketika ketiga trio ini, Nathaniel, Kitty dan Bartimaeus bertemu. Salah satu yang saya suka ketika di Ptolemy's Gate, Kitty menengahi Nathaniel yang bertengkar dengan Bartimaeus yang suka iseng ngegodain orang.
Selain petualangan, ada juga beberapa hikmah berserakan dari cerita di buku ini. Bahwa kadang, yang kita anggap benar selama ini ternyata salah, namun kita terlalu naif menganggap itu sebuah kesalahan, hingga semuanya terlambat.
Ada juga 'keseriusan yang mendalam' pada cerita ini, ketika Nathaniel akhirnya menemukan dirinya yang dulu lagi. Nathaniel, bocah laki laki yang punya hati nurani, bukan Mr. Mandrake, orang yang haus jabatan dan hanya memikirkan ambisi. Kita bakalan nemuin kata kata mutiara itu dalam cerita ini langsung lewat sudut pandang Nathaniel.
My Rating for This Book: 8,9/10

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.