Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Sunday, May 19, 2013

[Book Review] Fallen

Fallen (Fallen #1) by Lauren Kate
3.75 / 5 (155,263 ratings)

Publisher : Gramedia
Translator : Fanny Yuanita
Release Date : July 14th 2011 by PT. Gramedia (first published December 8th 2009)
Format : Paperback, 440 pages
Source : Gramedia Pondok Gede, Rp 65000
Genre : Paranormal, Fantasy

Luce Price merasa pernah sangat mengenal Daniel Grigori.

Cowok misterius dan dingin itu menarik perhatian Luce begitu mereka bertemu pada hari pertama di sekolah berasrama Sword & Cross. Di tempat yang melarang ponsel, dihuni anak-anak bandel, dan penuh kamera pengawas, rasanya cuma cowok itu yang menyenangkan.

Tetapi, Daniel tidak mau berurusan dengan Luce—ia terang-terangan menunjukkan keengganannya. Sementara Luce tertarik padanya bagai ngengat terhadap api. Ia merasa harus tahu apa yang begitu ingin dirahasiakan Daniel… meskipun dengan taruhan nyawa.

Buy book on : BukuKita
_______________________

Plot and Summary
Seorang gadis 17 tahun bernama Lucinda Price dikirim ke sekolah berasrama untuk anak nakal dan bermasalah Sword & Cross, setelah dituduh membunuh seorang laki laki disekolahnya terdahulu, Trevor, dengan api. Pada hari pertamanya di Sword & Cross, Luce bertemu Arriane, Daniel, Cam, Molly, dan Penn, anak anak Sword & Cross lainnya. Luce segera saja bertemu dan bersahabat dengan Penn, setelah Luce ditumpahi makanan oleh seorang gadis gotik bernama Molly di kantin karena ia tidak sengaja menyenggolnya.


Luce merasakan ketertarikan yang kuat dengan Daniel Grigori, dan segera melakukan penyidikan (istilah anak sekarang itu, “kepo” :D ) mengenai asal usul Daniel dan keluarganya, meskipun Daniel kerap kali menolaknya. Luce merasa pernah mengenal Daniel, dan Daniel membuatnya merasa aman dari bayangan bayangan hitam yang selama ini mengejar Luce. Luce, dengan bantuan Penn, menghabiskan waktu di perpustakaan yang dijaga guru mereka, Miss Sophie, untuk mencari sebuah buku yang dimiliki keluarga Grigori. Suatu saat ketika mereka sedang di perpustakaan, terjadi kebakaran yang menewaskan Todd, salah satu teman mereka. Luce pun hampir tidak bisa menyelamatkan diri, jika tidak ditolong oleh kehadiran sesuatu bersayap yang mengangkatnya.


Ketika sedang menghabiskan waktu diluar Sword & Cross bersama Cam yang terang terangan menyukainya, Luce menyadari Cam memiliki kekuatan fisik yang lebih dari manusia biasa. Luce takut akan kekuatan Cam, dan pergi meninggalkan Cam bersama Daniel.


Penn menemukan sesuatu tentang Luce dan Daniel, ternyata di masa lalu mereka sering bertemu, dengan adanya foto foto lama mereka. Daniel pun mengakui, bahwa ia sudah sering bertemu Luce di kehidupan yang lalu, namun ketika Daniel terlalu dekat dengan Luce, Luce meninggal, terus seperti itu berulang kali. Namun setiap tujuh belas tahun Luce terlahir kembali, dan selalu menemukan jalan untuk bertemu dengannya dan jatuh cinta, meskipun Daniel berusaha sekuat tenaga menjauhinya.


Ternyata, Daniel adalah seorang malaikat yang dikutuk karena ia tidak menentukan pilihan antara gelap dan terang. Cam dan Molly adalah malaikat gelap, sedangkan Arriane dan Gabbe malaikat terang. Namun, ada pihak lain yang meinginkan kematian Luce, karena Luce tak akan bisa terlahir kembali akibat kesalahan orang tuanya yang tidak taat agama dan tidak membaptisnya. Kali ini, jika Luce mati, ia tidak akan terlahir kembali.. 



Comments
Saya kurang begitu suka sama ceritanya. Hmm, menurut saya sih biasa aja. I buy this book because of the synopsis and the cover. Kirain saya ceritanya bakalan lebih misterius, lebih gelap. But there are some missing and blurring parts. Seperti hubungan antara Luce & Arrianne, saya mendapati Arriane berubah sinis sama Luce dipertengahan buku, namun apa sebabnya saya nggak tau. Padahal sebenernya gak ada konflik berarti di antara mereka, fine fine aja. Bahkan sebenernya Luce agak menyukai Arriane.
Tidak dijelaskan juga mengenai bayangan yang menghantui Luce selama ini. Memang sepertinya Daniel menjelaskan bayangan hitam itu sebenernya apa, tapi penjelasannya sekilas doang dan gak penting (makanya saya aja sekarang lupa), padahal di awal buku masalah Luce itu terutama berkaitan dengan ‘bayangan bayangan hitam yang sering menghampirinya’. Plus, sampai sekarang saya tidak tahu kenapa Luce bisa mengakibatkan Trevor meninggal, dan apa yang sebenarnya terjadi.

Saya bingung hubungan antara Cam dan Daniel. Mereka itu diibaratkan dua sisi yang saling bertempur, tapi untuk apa? Untuk mendapatkan Luce? Kenapa Luce sampai sebegitu pentingnya untuk diperebutkan? Dan kenapa di detik ini mereka saling bunuh, detik berikutnya bisa duduk bareng sambil ngobrol? Bagi saya jadinya tanggung aja gitu. Ini sebenernya kalian maunya apa sih?



Favorite character(s), part(s), or quote(s)
When Luce’s parent come to Sword & Cross. Saya mengharapkan lebih banyak cerita dari kedua orang tua Luce ini, karena “karena mereka”-lah, Luce tidak bisa lahir kembali sehingga mengawali dan mengakhiri cerita ini.



Comparing this book to other books in a same genre, author, or series
Ada apa dengan buku buku bertokohkan malaikat? Sepertinya cerita mereka hampir sama, malaikat menjalin hubungan terlarang dan jatuh cinta sama manusia. Buku trilogi Slaven & Viola, Hush Hush, Fallen, ketiganya seri ini sama sama menceritakan malaikat jatuh cinta pada seorang gadis, lalu dikutuk.



My Rating :

 3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you

[Book Review] P.S. I Love You

P.S. I Love You by Cecelia Ahern
3.94 / 5 (111,984 ratings)

Publisher : Gramedia
Translator : Monica Dwi Chresnayani
Release Date : 2005 by Gramedia (first published September 1st 2004)
Format : Paperback, 632 pages
Source : Gramedia Kramat Jati, Rp 36000 (discount 40%)
Genre : Chicklit

Pembaca yang budiman,

Namaku Holly. Belum lama ini Gerry, suamiku, meninggal karena kanker. Sebelum penyakitnya mengganas, kami pasangan yang bahagia. Mungkin Gerry bukan pasangan sempurna, karena dia paling malas mematikan lampu kamar saat kami sudah meringkuk di balik selimut yang hangat. Akibatnya, tulang keringku sering terantuk kaki ranjang dan memar-memar.

Ketika Gerry tiada, aku kehilangan sahabatku, kekasihku, batu karangku, dan hidup ini terasa hampa. Namun Gerry tak membiarkanku sendiri. Dia meninggalkan seikat surat untuk kubuka setiap bulan. Seiring bulan-bulan berlalu, aku menjadi lebih tabah. Bersama sahabat dan keluargaku, aku menangis, tertawa, serta belajar mengenal dan menjalani hidup ini. Seperti kata Gerry di surat pertamanya,

Ingatlah semua kenangan manis kita, tapi jangan takut menciptakan kenangan-kenangan baru.

Hidup ini memang untuk dijalani dengan sepenuh hati. Dan rasanya nyaman juga ada malaikat yang mengawasi setiap langkahku.
Cinta sejati memang tak pernah mati…

Holly

PS: I love you

Get this book on : GramediaOnline

About the characters
Holly adalah seorang janda yang baru ditinggal suaminya, Gery. Ia memiliki dua sahabat, Sharon yang menikah dengan John (sahabat Gery) dan Denise. Holly memakai nama belakang keluarganya meskipun sudah menikah dengan Gery, dan saudara saudaranya memiliki karakter yang berbeda beda. Kakak tertuanya, Richard, adalah seorang yang sangat kaku dan lurus serta tidak punya kesensitifan dan humor dan menikah dengan Meredith yang sama sifatnya. Sedangkan Jack, kakak keduanya dan yang paling disukai dan dikagumi Holly adalah seseorang yang ramah, menyenangkan, namun suka usil. Adik perempuannya, Ciara, tinggal di Autralia dan sangat ’ramai’ serta nekat, dan sayang sekali pada Holly. Adik laki lakinya yang sudah berumur dua puluh tahun, Declan, tinggal di rumah kedua orang tua mereka dan bersifat seperti layaknya anak tujuh belas tahun.


Plot and Summary
Setelah kematian Gery, Holly rasanya tidak bisa bangkit. Ia terus teringat kenangan akan Gery dan tidak percaya takdir merenggut kebersamaan mereka di usia yang belum terlalu tua. Namun ternyata, Gery menghidupkan kembali sepuluh bulan setelah kematiannya lewat surat surat yang ditulisnya sebelum ia meninggal. Setiap surat harus dibuka sesuai dengan bulan yang tertera di amplop tersebut, satu surat per bulan.

Declan yang adalah mahasiswa perfilman dan memiliki band mengundang Holly untuk menonton aksi panggungnya di sebuah bar bernama Hogan’s. Disanalah Holly pertama kali bertemu Daniel, seorang laki laki seumuran dengannya yang juga telah ditinggal oleh pacarnya karena pacarnya itu berkhianat.

Holly merasa Gery masih ada lewat surat suratnya, dan sedapat mungkin memenuhi permintaan Gery lewat surat suratnya. Gery menulis sebuah daftar apa yang harus dilakukan Holly ketika dirinya sudah tiada, hal hal sepele dalam kehidupan rumah tangga mereka. Gery juga menyuruhnya mengemas semua barang barang miliknya, meskipun berat bagi Holly melepas sesuatu yang dipenuhi kenangan akan Gery.

Ketika bulan Agustus tiba, Gery ternyata sudah menyusun acara untuk Holly, Sharon, dan Denise untuk berlibur bersama. Sepulangnya dari liburan, Holly mendapat kabar bahwa Sharon hamil dan Denise akan segera menikah dengan Tom, sahabat Daniel. Seharusnya Holly gembira akan kebahagiaan sahabat sahabatnya, namun entah mengapa ia merasa sebaliknya. Ia merasa ditinggalkan, marah, dan tidak adil bahwa orang lain bisa bahagia sementara kebahagiaannya dengan Gery direnggut.

Pada malam bujangan, ia tidak sengaja bertemu mantan Daniel (saya lupa namanya) yang menyebalkan dan pacarnya, Stevie. Mantan Daniel dan Stevie putus, karena ia melihat Stevie menggoda Holly. Holly tidak tahu bahwa pacar Stevie yang menyebalkan itu adalah mantan Daniel, dan baru mengetahuinya sepulangnya dari pesta bujangan. Ketika itu juga Holly merasa bahwa Daniel tertarik padanya.

Terdesak uang yang semakin menipis, Holly pun kemudian mencari pekerjaan berkat dukungan Gery, dan akhirnya diterima disebuah perusahan majalah dibagian periklanan. Bosnya, Chris, sangat ramah dan terbuka terhadap karyawan karyawannya, dan darinya Holly mendapatkan untuk Richard, kakaknya, yang ternyata hidupnya selama ini tidak selurus yang diperkirakan Holly.


Comments
Wow sebenernya buku ini bagus banget hikmahnya, banyak yang bisa diambil dari perjalanan hidup Holly. Tapi saya gerah juga sama Holly, karena dia itu bener bener galau banget dan belum dewasa. Sedikit sedikit pikiran negatif. Sedikit sedikit ngeluh. Bagi pembaca seperti saya, rasanya gak enak banget dan seperti ngasih sugesti negatif juga ke saya. Saya jadi harus menahan diri sekuat tenaga, ‘uugghh Holly, please deh biasa aja! jangan dramatis dan egois dong!’. I know, nobody’s perfect, but at least Holly can try to be strong. Jangan membiarkan diri sendiri terlarut dalam kubangan pengasihanan diri.

Oh ya, judul buku ini asalnya dari suratnya Gerry yang selalu diakhiri dengan PS I Love You. So sweet ya.. :)


Favorite character(s), part(s), or quote(s)
Banyak! Saya suka bagian ketika Holly mulai mengenal dan menerima Richard. Dan saya suka sama Richard, terlepas dari karakternya yang disebut Holly lurus, kaku, dan perfeksionis, dia mau aja kerja jadi tukang kebun. Bener bener tulus, kalo menurut saya. Saya juga suka sama kata kata yang diucapkan John ketika Holly gak mau ngomong sama Sharon karena iri. Intinya dia bilang, semua orang juga sedih, dia juga sedih kehilangan Gerry karena Gerry itu sahabatnya, tapi dia gak kayak Holly yang terus bersikap seakan akan dialah orang paling menderita di dunia ini. Good speech, John!


Comparing this book to other books in a same genre, author, or series
Saya jadi keinget sama Nights in Rodhante nya Nicholas Sparks. Mereka berdua sama sama kehilangan orang yang mereka cintai, namun penyikapannya beda banget. Adrienne jauh lebih dewasa dan bisa menerima, dan gak gampang goyah. Padahal perkiraan saya umur mereka sebaya.


My Rating :

 4 stars - I enjoyed this book, I would recommend it

Thursday, May 16, 2013

[Book Review] Beautiful Creatures

Beautiful Creatures (Caster Chronicles #1) by Kami Garcia and Margaret Stohl
3.79 / 5 (124,228 ratings)

Publisher : Gramedia
Translator : Monica Dwi Chresnayani
Release Date : August 16th 2011 by Gramedia Pustaka Utama (first published December 1st 2009)
Format : Paperback, 618 pages
Source : Bursa Buku Murah Blok M Plaza
Genre : Paranormal, Fantasy

Ethan Wate sejak lahir tinggal di Gatlin, South Carolina, kota kecil yang menurutnya takkan pernah berubah. Karena itu ia tidak sabar untuk meninggalkan kota itu.

Lalu datanglah Lena Duchannes, dan segalanya pun terjungkir balik.

Lena dan keluarganya memiliki kemampuan supernatural. Mereka bisa mendatangkan badai, melihat ke masa depan, bahkan memanipulasi pikiran. Gadis itu berusaha keras menyembunyikan kemampuannya dan kutukan yang menghantui keluarganya.

Ternyata, meskipun dikelilingi taman-taman yang tumbuh liar, rawa-rawa kelam, dan pekuburan yang terlupakan, ada rahasia yang tak bisa disembunyikan selamanya

Buy book on : BukuKita
_______________________
Plot and Summary

Gadis itu berteriak memanggil Ethan, terjatuh, terlepas dari sela sela jemarinya.

Sudah berbulan bulan Ethan memimpikan gadis yang sama. Meskipun tak mengingat jelas wajahnya, ia ingat wangi lemon dan rosemary sang gadis, sejelas aroma yang dihirupnya ketika ia terbangun di pagi hari. Aroma lemon dan rosemary.

Gatlin, South Carolina, adalah sebuah kota kecil dimana perubahan adalah sesuatu yang langka. Antara dua tipe manusia yang tinggal di Gaitlin; orang orang bodoh atau orang yang terjebak, Ethan Lawson Wate ingin sekali pergi meninggalkan kota itu. Bersama sahabatnya, Link, Ethan berkelompok dengan anak anak populer di sekolah, para pemain basket dan geng Savannah Snow, Ratu Es paling cantik di Jackson High School. Kedatangan seorang gadis yang tinggal di Ravenwood, mengusik ketenangan di Jackson High, bahkan di kota Gaitlin. Ravenwood adalah sebuah rumah yang diyakini berhantu, dan ditinggali oleh seorang laki laki yang tidak pernah menampakkan dirinya di lingkungan sosial Gaitlin, Macon Ravenwood. Namun, Ethan sanggup memaksa dirinya untuk pergi ke tanah Ravenwood setelah mendengar sebuah lagu yang dimainkan Lena Duchannes, si gadis Ravenwood, adalah lagu yang pagi itu muncul dan hilang secara tiba tiba dari playlistnya, setelah ia terbangun dari mimpi.

Segera saja Ethan menemukan sesuatu yang lain dari Lena Duchannes, sesuatu yang tidak dibayangkannya akan ada di Gaitlin. Di kelas, ia bisa mendengar pikiran Lena dan berkomunikasi dengannya. Ketika sedang menghabiskan waktu bersama di tanah Greenbier, didekat tanah Ravenwood, Ethan mengetahui identitas Lena sebagai Caster, Perapal Mantra. Mereka menemukan sebuah bandul kalung yang merupakan kepunyaan Genevieve, nenek buyut Lena yang dikutuk karena berusaha membangkitkan kekasihnya dari kematian. Seluruh keturunan Genevieve akan menjalani takdir dan tidak bisa memilih takdirnya, atau diklaim oleh takdir. Seorang Caster dapat memilih untuk menjadi Terang atau Gelap pada usianya yang ke enambelas tahun, namun keturunan Genevieve tidak akan bisa memilih sesuai dengan keinginan mereka.

Seiring berjalannya kedekatan antara Lena dan Ethan, pada suatu hari penjamuan keluarga besar di Ravenwood, Ridley Duchannes, sepupu Lena yang juga seorang Caster yang diklaim oleh takdir untuk menjadi gelap, datang dan ingin membunuh Lena. Keluarga Duchannes yang lain bersatu untuk melindungi Lena, terutama Macon Ravenwood.

Comments

Ceritanya berkembang dan konfliknya beragam. Terbukti ketika saya berusaha untuk menulis plot and summary buku ini, banyak sekali hal hal seru dan penting yang ingin saya ceritakan. Belum lagi keberadaan tokoh tokoh yang semuanya memegang peranan penting. Ditambah lagi, istilah istilah yang menambah kualitas dunia Caster seperti Empath, Palimpsest, dll. Buku setebal lebih dari 500 halaman dengan font yang terbilang cukup imut ini, bisa saya nikmati. Saya suka dengan keluarga Duchannes, meskipun mereka tidak seloyal dan seerat keluarga Cullen. Sayangnya, saya kurang suka dengan Lena karena kesan saya pada buku pertama ini, ia masih punya sedikit kenaifan dan kerapuhan seorang anak kecil.

Covernya sendiri pas dengan suasana ceritanya, agak sedikit creepy, dengan penggambaran setting yang juga cukup menarik. Contohnya saja, keberadaan Perpustakaan Caster yang memancing keingin tahuan dan fantasi tersendiri.

Saya senang ketika sampai di akhir buku dan mengetahui ada kelanjutkan sekuelnya. Jika buku pertama memakai sudut pandang Ethan sebagai “Mortal”, saya ingin mendengar pikiran dari seorang Caster. Jadi harapannya sih, saya bisa lebih banyak mengenal Dunia Caster karena Beautiful Darkness punya daya tarik seperti ‘Dunia Penyihir Harry Potter – Vampire Twilight’, dengan berbagai istilah dan spesialisasi kekuatan, juga kisah cintanya. Bahkan karakter Reece dalam buku ini, mengingatkan saya dengan Jasper Hale Cullen.

Buku ini sudah diadaptasi ke film dan sudah dirilis Februari 2013 lalu. Ketika melihat trailernya, saya suka bagian ketika sebuah jendela kaca pecah berkeping keping (yang sudah baca pasti nyengir sambil liat trailernya, udah tau kenapa kaca kelasnya bisa pecah).

Favorite character(s), part(s), or quote(s)

Saya suka bagian ketika Lena dan Ethan mendapatkan pesan dari ibu Ethan yang sudah meninggal. Kenapa saya suka bagian ini? Soalnya ternyata itu adalah jawaban atas permasalahan Ethan dan Lena selama ini. Cuma saat itu, mereka belum sadar arti pesan tersebut.

Kedua, saya suka dialog Serafine

“Pilihan itu dibuat karena kau adalah putriku, Natural kedua yang dilahirkan dalam keluarga Duchannes. Aku memang Cataclyst sekarang, tapi awalnya aku adalah Natural yang terlahir dalam keluarga kita.”

Serafine terdiam sejenak, lalu mengutip ayat:

“‘Yang Pertama akan menjadi Hitam,

Tapi Yang Kedua dapat memilih untuk kembali’”

Soal karakter favorit, saya menimbang untuk menjadi Lena yang seorang Natural, atau Bibi Del yang seorang Palimpsest (spesialisasi kekuatan mereka itu keren banget :) )

My Rating :

 3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you

[2013] What's in A Name

from: Ren's Little Corner from Blog Buku Indonesia

Point utama dari event reading challenge ini adalah membaca novel fiksi dengan nama tokoh di judulnya (misal, Harry Potter, Eragon, Eona, Skulduggery Pleasant, The Solomon Ring, dll). Dan ini rules untuk reading challenge "What's in a Name 2013" , yang saya sadur dari rules challenge sebelumnya, dan ada sedikit penambahan



RULES
1. Durasi challenge adalah setahun. Mulai dari 1 Januari - 31 Desember 2013.
2. Buku yang dibaca, adalah buku dengan genre fiksi. Non fiksi seperti biografi, memoar, dll tidak dimasukkan.
New Rules : Komik dan Graphic Novel tidak diperbolehkan
3. Nama yang dipakai dalam judul, boleh nama lengkap, boleh nama panggilan sang tokoh, ataupun nama keluarga. Tapi tidak boleh nama sandi, samaran, nama organisasi/ kelompok ataupun nama hewan (Winnie the Pooh jelas g boleh ;) )
4. Boleh membaca baik edisi terjemahan atau edisi dalam bahasa aslinya. Re-read juga diperbolehkan. BTW, jika di edisi terjemahan tidak ada nama tokoh, sementara di judul asli ada, boleh dimasukkan. Begitu juga sebaliknya
5. Boleh digabung dengan reading challenge dari blog - blog lain.
6. Khusus untuk blogger, buat master post tentang event ini di blognya, dan pilih levelmu. Khusus bagi mereka yang tidak punya blog (hanya ada akun Goodreads, Tumblr, Google plus, atau Facebook) silakan menuliskan pilihan levelnya di kolom komentar di blog ini.
7. Level untuk event Reading Challenge ini adalah :

- Level 1 : That's not My Name (Baca 5 buku dengan nama tokoh di judulnya )
- Level 2 : What's in a Name (Baca 10 buku dengan nama tokoh di judulnya)
- Level 3 : You Know My Name (Baca 15 buku dengan nama tokoh di judulnya)
- Level 4 : Crazy About Name (Baca 20 buku atau lebih dengan nama tokoh di judulnya)

Pilihlah level yang sesuai untukmu, dan disesuaikan dengan kecepatan baca tentunya. Peserta boleh menaikkan levelnya, jika mereka mengambil level 1-3 (tentunya dengan menyelesaikan level yang sebelumnya diambil terlebih dahulu).
8. Buku yang sudah selesai dibaca tidak wajib direview.
9. Tidak perlu membuat list buku apa saja yang dibaca. Jika membuat list, diperbolehkan untuk mengganti judul buku jika dirasa kurang sesuai.
10. Khusus untuk blogger, posting button untuk event reading challenge ini di side blog kamu dengan mengkopi html buttonnya di bawah ini :

11. Jika sudah menentukan level, daftarkan link kalian di linky di Ren's Little Corner



LIST for Level 4: Crazy About Name

READ
1. Ptolemy's Gate - Jonathan Stroud
2. Laboratorium Liana - KKPK, Caca
3. The Short Second Life of Bree Tanner - Stephienie Meyer
4. Jewel of Atlantis - Gena Showalter
5. Ring of Solomon - Jonathan Stroud
6. The Dark Divine - Bree Despain
7. Peter and The Starcatchers - Dave Barry & Ridley Pearson
8. Peter and The Shadow Thieves - Dave Barry & Ridley Pearson
9. Manjali The Novel - Dannie Faizal
10. Theodore Boone: The Accused by  John Grisham
11. The Rise of Nine - Pittacus Lore
12. Coraline - Neil Gaiman
13. Charlie and The Chocolate Factory by Roald Dahl
14. Eragon - Christopher Paolini
15. Three Weddings and Jane Austen - Prima Santika
16. Jason & Kyra - Dana Davidson
17. Kucing Melulu dan Cerita Cinta (Me)Lulu - Widya Octavia


RE-READ
  1. Princess Mia - Meg Cabot
  2. Being Nikki - Meg Cabot
  3. Hannah Montana : Crush-tastic!
  4. Hannah Montana : Seeing Green
  5. Hannah Montana : Nightmare on Hannah Street
  6. Hannah Montana : Truth or Dare
  7. Hannah Montana : Don't Bet on It
  8. Hannah Montana : Face the Music
  9. Hannah Montana : Super Sneak
  10. Hannah Montana : True Blue
  11. Hannah Montana : Keeping the Secret
  12. Hannah Montana : Sweet Revenge
  13. Hannah Montana : On the Road
  14. Hannah Montana : Hold on Tight
  15. Hannah Montana : Win or Lose
  16. Hannah Montana The Movie

[2013] New Authors


New Authors Reading Challenge 2013 by Ren's Little Corner


[ RULES ]
1. Durasi challenge adalah setahun. Mulai dari 1 Januari - 31 Desember 2013.
2. Buku yang dibaca, adalah buku fiksi. Yang tidak termasuk dalam kategori buku untuk challenge ini : komik, graphic novel, kumcer (anthology), novella (cerita pendek), dan buku non fiksi.
Note : Untuk mengetahui apakah buku yang dibaca termasuk full novel, jumlah halaman untuk buku yang dibaca harus lebih dari 200 halaman
3. Buku yang dibaca harus dari pengarang yang benar - benar baru untuk para peserta. Tidak ada batasan buku diterbitkan tahun berapapun.
Sebagai contohnya seperti ini :
Kamu ingin membaca buku Lords of The Ring karya J.R.R. Tolkien untuk challenge ini. Jika sebelumnya kamu tidak pernah baca karya Tolkien, maka beliau adalah pengarang yang baru untukmu.
Sebaliknya jika pada tahun kemaren kamu sudah baca buku karangan Dee Lestari, dan tahun ini kamu membaca karya terbaru dia yang rilis 2013, maka bukunya tidak masuk dalam kategori.
4. Boleh membaca baik edisi terjemahan atau edisi dalam bahasa asli (bahasa Inggris, Jepang, etc)
5. Tidak boleh re-read (baca ulang)
6. Jika buku yang kamu baca adalah bagian dari serial, yang masuk dalam challenge ini hanya buku pertama dari seri itu.
Contohnya : J.R.Ward adalah pengarang baru bagi kamu, dan kamu memutuskan untuk membaca buku pertama serial Black Dagger Brotherhood. Hanya buku pertama saja yang terhitung baru, buku selanjutnya tidak dimasukan. Jadi, satu pengarang, hanya boleh satu judul buku saja.
7. Boleh digabung dengan reading challenge dari blog - blog lain.
8. Khusus untuk blogger, buat master post tentang event ini di blognya. Khusus bagi mereka yang tidak punya blog (hanya ada akun Goodreads, Tumblr, Google plus, atau Facebook) silakan menuliskan pilihan levelnya di kolom komentar di blog ini.
9. Level untuk challenge ini adalah :
- Easy : 10 - 12 buku
- Middle : 12 - 20 buku
- Hard : 20 - 40 buku
- Maniac : > 40 buku
Naik level dibolehkan, jika peserta mengambil level Easy, Middle dan Hard.
10. Buku yang sudah selesai dibaca harus direview. Karena saya tidak tahu pengarang siapa saja yang tergolong baru untuk peserta, maka saya hanya bisa mengeceknya di review yang peserta tulis :). Review boleh bebas dimana saja (blog atau Goodreads)
11. Tidak perlu membuat list buku apa saja yang dibaca. Jika membuat list, diperbolehkan untuk mengganti judul buku jika dirasa kurang sesuai.
12. Khusus untuk blogger, posting button untuk event reading challenge ini di side blog kamu dengan mengkopi html buttonnya di sini


Pendaftaran akan dibuka mulai dari sekarang. Dan saya membebaskan partisipan untuk mendaftar kapan saja. Tapi lebih baik kalau mendaftar segera, supaya ga ketinggalan ikut kuis yang diadakan tiap bulan.
Untuk peserta, wajib mencantumkan email yang bisa dihubungi di kolom komentar.
Tiap bulan akan ada post update reading challenge, dan peserta wajib mendaftarkan link reviewnya di daftar linky yang ada di blog ini.


MONTHLY GIVEAWAY
Untuk tiap peserta yang mengupdate progress reading challengenya per bulan, akan dipilih secara random untuk mendapatkan hadiah buku pilihan dengan nominal 50.000 rupiah.

GRAND PRIZE
Ada dua kategori grand prize yaitu :

- Peserta yang pertama kali berhasil menyelesaikan challenge ini dengan mengambil level MANIAC, akan memenangkan hadiah buku pilihan dengan nominal 150.000 rupiah atau USD 15 (di bookdepository). Jika peserta yang berhasil lebih dari 1 orang, akan saya undi secara random.
- Peserta yang pada akhir tahun berhasil menyelesaikan buku dengan jumlah terbanyak (lebih dari 40 buku) dari semua peserta yang terdaftar, akan memenangkan hadiah buku pilihan dengan nominal 250.000 rupiah atau USD 25 !!










I choose level: MANIAC (Target >40 buku)

Januari
1. Shatter Me by Tahereh Mafi [438]
2. Maut Di Udara by Agatha Christie [328]
3. Jewel of Atlantis by Gena Showalter [425]
4. 9 Summers 10 Autumns by Iwan Setyawan [238]
5. Dollhouse by Kardashians [328]
6. Dark Reunion (The Vampire Diaries #4) by L.J Smith [321]
7. Please Look After Mom by Shin Kyung-sook [296]
8. Nights in Rodhante by Nicholas Sparks [308]
9. I Do (But I Don’t) (Crandell Sisters #1) by Cara Lockwood [420]
10. Joshua Files #1: The Invisible City by MG Harris [381]
11. Prophecy of The Sisters by Michelle Zink [359]
12. Prada and Prejudice by Mandy Hubbard [306]
13. Pacar (Jadi) Jadian by Lusiwulan [248]
14. The BFG by Roald Dahl [212]


Februari
15. The Phantom of The Opera by Gaston Leroux [485]
16. Hold Me Closer, Necromancer by Lish McBride [448]
17. Warm Bodies by Isaac Marion [374]
18. Fallen by Lauren Kate [440]
19. Wonder by RJ Palacio [430]
20. Dead Girl Walking by Linda Joy Singleton [382]
21. Beautiful Creatures by Kami Garcia & Margaret Stohl [618]
22. PS I Love You by Cecelia Ahern [632]
23. Confessions of A Call Center Gal by Lisa Lim [462]
24. Lola Rose by Jacqueline Wilson [288]

Maret
25. Firebelly by JC Michaels [328]
26. He Loves Me Not.. He Loves Me by Claudia Carroll [448]
27. Scones and The Sensibility by Lindsay Eland [308]
28. Peter & The Starcatchers by Barry & Pearson [490]
29. The Secret Life of Bees by Sue Monk Kidd [428]
30. Manjali The Novel by Dannie Faizal [324]
31. Inkheart by Cornelia Funke [536]
32. Chosen (A House of Night #3) by P.C. and Kristin Cast [364]
33. The Fault In Our Stars by John Green [422]
34. 4 Ways To Get A Wife by Hyun Go Wun [351]
35. A Love at First Sight by Jennifer E Smith [316]
36. Theodore Boone: The Accused by John Grisham [288]
37. A Perks of Being Wallflower by Stephen Chbosky [213]
38. The Sword in The Stone by T.H. White [284]
39. Thirteen Reasons Why by Jay Asher [287]

April
40. An Artist of The Floating World by Kazuo Ishiguro [225]
41. The Graveyard Book by Neil Gaiman [360]
42. Incarceron (Incarceron #1) by Catherine Fisher [492]
43. Bone Key (Supernatural #3) by Keith R.A. DeCandido [338]
44. Fairish by Esti Kinasih [312]
45. Pegasus by Robin McKinley [496]
46. The Alchemist by Paulo Cuelho [216]
47. Pretty Little Liars by Sara Sephard [286]
48. Bridget Jones’ Diary by Helen Fielding [416]
49. Numbers by Rachel Ward [461]
50. Bookends by Jane Green [504]
51. Darling Boys by Kate Saunders [512]

Mei
52. A Golden Web by Barbara Quick [274]
53. The Iron King (The Iron Fey #1) by Julie Kagawa [462]
54. The Dark Divine by Bree Despain [400]
55. Dan Hujan Pun Berhenti by Farida Susanty [322]
56. Grave Sight (Harper Conelly #2) by Charlaine Harris [410]
57. Catatan Ichiyo by Rei Kimura [286]
58. Hujan Punya Cerita Tentang Kita by Yoana Dianika [278]
59. Gadis Jeruk by Jostein Gaarder [252]
60. Selamanya Cinta by Kireina Enno [312]
61. The Alchemist and The Angel by Joanne Owen [321]
62. Rose - Sinta Yudisia [320]
63. Veil of Roses - Laura Fitzgerald [376]
64. I For You - Orizuka [384] 
65. Mencoba Sukses - Adhitya Mulya [204]
66. SeoulMate - Lia Indra Andriana [300]

Juni
67. Rumor Has It by Jill Mansel [462]
68. Lips Touch: Three Times by Laini Taylor [386]
69. Kucing Melulu dan Cerita Cinta (Me)Lulu by Widya Octavia [278]
70. Sweet Melody (Sweet Melody #1) by Baek Myo [347]
71. The Five People You Meet in Heaven by Mitch Albom [208]
72. Pemburu Rembulan by Arul Chandrana [416]
73. Memilikimu by Sanie B. Kuncoro [292]
74. Bad Heir Day by Wendy Holden [432]
75. Rose Madder by Stephen King [766]
76. Orang Ketiga by Yuditha Hardini [242]
77. Dia by Nonier [296]

Juli
78. The Maze Runner by James Dashner [526]
79. City of Masks by Mary Hoffman [442]
80. The Hobbit by J.R.R. Tolkien [352]
81. Diary of A Mad Bride by Laura Wolff [440]

August
82. Silver Linings Playbook by Matthew Quick [289]
83. The Inheritance of Loss by Kiran Desai [536]
84. What Happened To Goodbye by Sarah Dessen [474]
85. Jason & Kyra by Dana Davidson [330]
86. Three Weddings and Jane Austen by Prima Santika [464]
87. Mendua by Indah Hanaco [281]
88. Spells by Aprilynne Pike [330]
89. Keeper of Reign by Emma Wright [340]
90. Fasting, Feasting by Anita Desai [228]
91. Kiki Strike: Inside The Shadow City by Kirsten Miller [376]
92. Jill & Jill by Karen Yampolsky [416]
93. Philophobia by Tessa Intanya [382]

September
94. The Kite Runner by Khaled Hosseini [496]
95. The Chocolate Thief by Laura Florand [410]
96. The Look by Sophia Bennett [434]
97. Believe by Morra Quatro [212]
98. The Golden Road by L.M. Montgomery [350]
99. The Nanny Diaries by Emma McLaughin [408]
100. A Question of Love by Isabel Wolff [456]
101. Does My Bum Look Big In This by Arabella Weir [272]

October
102. Out by Natsuo Kirino [576]
103. The Help by Kathryn Stockett [544]
104. Slammed (Slammed #1) by Colleen Hoover [336]
105. Pay It Forward by Catherine Ryan Hyde [416]
106. The Ghost Writer by Robert Harris [320]
107. Redfang by Fachrul R.U.N. [414]
108. The House of The Spirits by Isabel Allende [600]
109. Perfect Chemistry by Simone Elkeles [449]
110. In A Strange Room by Damon Galgut [263]
111. Wake by Lisa McMann [216]
112. Entrok by Okky Madasari [282]
113. Plain Truth by Jodi Picoult [528]
114. Matched by Ally Condie [384]
115. The Thirteenth Tale by Diane Setterfield [608]
116. The Forest of Hands and Teeth by Carrie Ryan [392]
117. The Keep by Jennifer Egan [320]
118. Edgar & Ellen: Nod's Limb by Charles Odgen [262]

November
119. So Much Closer by Susane Colasanti [324]
120. Monster High by Lisi Harrison [303]
121. Magic or Madness by Justine Larbalestier [320]
122. Jakarta Love Story by Rudy Efendy [480]
123. The Summoning (Darkest Power #1) by Kelley Amstrong [460]
124. Wuthering Heights by Emily Bronte [584]
125. One Day by David Nicholls [430]
126. Fifty Million Reasons by Heather Wardell [309]
127. Enchanted Emporium by Pierdomenico Baccalario [250]

Desember
128. Middle School The Worst Years of My Life by James Patterson [338]
129. Botchan by Natsume Soseki [224]
130. The Mistress's Revenge by Tamar Cohen [381]
131. Cheer Boy!! by Asai Ryo [428]
132. Don't Die My Love by Lurlene McDaniel [297]
133. The London Eye Mistery by Siobhan Down [256]
134. Trash by Andy Mulligan [252]
135. Ways to Life Forever by Sally Nicholls [212]
136. The Tale of Desperaux by Kate DiCamillo [275]
137. Dongeng Semusim by Sefryana Khairil [257]
138. My Creepy Diary by Ayumi Chintiami [259]
139. The False Prince by Jennifer A. Nielsen [389]
140. Bliss by Kathryn Littlewood [308]
141. Forgotten by Cat Patrick [327]
142. The Sea of Tranquility by Katja Millay [448]
143. Why Always Me by Orinthia Lee [220]
144. Kira-Kira by Cynthia Kadohata [200]
145. Crying 100 Times by Nakamura Kou [250]
146. A Tale Dark & Grim by Adam Gidwitz [225]
147. A Coincidence of Callie & Kayden by Jessica Sorensen [283]
148. Aku Tahu Kamu Hantu - Eve Shi [268]


[2013] "READ BIG"

Image


Syarat buku yang dibaca:
  • Jumlah halaman di atas 500.
  • Supaya kesan seksi dan sensasi tebalnya terasa (>_<), tidak boleh berupa ebook atau audio book, kecuali jika ada alasan khusus (hubungi saya kalau kamu merasa sangat perlu pengecualian).
  • Manga, graphic novel, buku dengan banyak ilustrasi (contoh: Hugo Cabret), tidak diperbolehkan.
Syarat ikutan:
  • Mendaftar di linky di bawah posting ini.
  • Tidak ada batas waktu untuk mendaftar, boleh mendaftar kapan saja selama masih dalam periode challenge.
  • Memasang button Read Big pada blog.
  • Boleh menentukan kelas/level di awal.
  • Membuat review untuk buku yang dibaca.
  • Review bisa dimuat di blog, Goodreads atau Notes Facebook, dan masukkan link-nya ke linky yang ada di bawah. Jika membuat review sebuah buku di lebih dari satu media, masukkan salah satu saja.
  • Buku dibaca dan direview pada periode 1 Februari 2013 - 31 Januari 2014.
  • Buku boleh re-read, tapi review harus baru (bukan repost), dan diposting pada periode challenge.
  • Boleh overlapping dengan reading challenge lain.
  • Membuat wrap up post di akhir periode, yang berisi: a) Kelas apa yang berhasil dicapai, dan b) Daftar buku apa saja yang dibaca beserta link review-nya.
  • Wrap post ditunggu hingga 20 Februari 2014, linky akan tersedia pada 31 Januari 2014.

 For More at Ngidam Buku


I choose MIDDLEWEIGHT +Incredible Bulk

Update:
1. Inkheart by Cornelia Funke (536)
2. PS I Love You by Cecelia Ahern (632)
3. Beautiful Creatures by Kami Garcia & Margaret Stohl (624)

[Book Review] Dead Girl Walking

Dead Girl Walking (Dead Girl Walking #1) by Linda Joy Singleton
3.63 / 5 (786 ratings)

Publisher : Atria
Translator : Maria Susanto
Release Date : January 1st 2012 by Penerbit Atria (first published September 1st 2008)
Format : Paperback, 382 pages
Source : Pesta Buku Murah
Genre : Teenlit

Gara-gara sering bingung menentukan arah, Amber tersesat saat kembali dari mati suri. Dia malah masuk ke tubuh orang lain yang tidak disukainya.
Sekarang, dia berada dalam tubuh Leah, cewek paling beken di sekolah, yang mencoba bunuh diri. Tapi, ternyata pengalaman baru ini membawa Amber ke petualangan seru.


Apa yang akan dilakukan Amber dengan tubuh Leah?


Apakah dia berhasil kembali ke tubuh aslinya?

Buy book on : BukuKita
_______________________
Plot and Summary
Amber bertekad suatu saat akan menjadi seorang agen talenta berbakat, oleh karena itu ia senang sekali dapat mengantarkan Trinidad Sylvenski ke pesta Jessica, cewek paling populer di sekolah. Koneksi sangatlah penting bagi kelangsungan cita cita karirnya itu di masa depan. Namun tanpa sengaja Amber mendengar pembicaraan anak anak populer, bahwa ia hanyalah seorang pecundang yang dimanfaatkan. Amber segera pulang dari pesta tersebut, namun naas sebelum sempat masuk rumah, sebuah truk menabraknya.

Amber bermimpi didatangi nenek dan anjingnya, yang sudah meninggal. Anjingnya, Cola, sekarang merupakan malaikat penghibur yang bertugas untuk menemani seseorang yang akan meninggal. Untuk kembali ke tubuhnya, Grandma menyuruhnya berjalan dan berbelok ke arah kiri. Namun tanpa sadar Amber berbelok ke arah kanan dan mendapati dirinya terbangun dalam tubuh Leah, cewek populer di sekolahnya dulu sebelum Leah berhenti sekolah. Amber berusaha untuk kembali ke tubuh aslinya, namun Grandmanya mengingatkan keberadaan Penghuni Kegelapan yang mencuri energi dari tubuh manusia.

Comments
Bacaan yang cukup ringan dan menyenangkan untuk ukuran teenlit. Namun sebenarnya banyak buku dan film yang bertipe serupa, seorang gadis nerd yang tiba tiba bisa merasakan masuk ke dalam tubuh seorang cewek populer. Sebut saja trilogi Airhead-nya Meg Cabot. Tapi, dengan keberadaan Om Montgomery, ayah Leah yang menakutkan, ceritanya jadi tidak terlalu biasa dan menambah ketegangan. Selain itu, ada masalah dalam hidup Leah yang bisa kita ambil pelajaran, bahwa kita tidak dapat benar benar mengenal seseorang sebelum kita menjadi seseorang itu. Dalam kasus Amber, ‘menjadi’ dalam arti harfiah ;)

Favorite part(s), character(s) or quote(s)
Saya pengen punya seseorang seperti Eli dan Dustin! Mereka itu dua lelaki yang cute, manis, setia, dan siap menolong kapan aja.

My Rating :

 3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you

Wednesday, May 15, 2013

[Book Review] The Phantom of The Opera

The Phantom of The Opera by Gaston Leroux
3.94 / 5 (68,015 ratings)

Publisher : Serambi
Translator : Istiani Prayuni
Release Date : first published September 23rd 1909
Format : Paperback, 485 pages
Source : Gramedia Kramat Jati, Rp 7500 (sale)
Genre : Classic Literature

Christine dilanda kesedihan dan kesepian setelah bapak dan ibunya meninggal dunia. Namun ternyata situasi itu membuka jalan baginya untuk menemukan bakatnya yang luar biasa setelah bergabung dengan paduan suara di Gedung Opera Paris. Dari sana cerita berawal.

Di gedung itu, Christine mendengar suara yang bernyanyi dan berbicara dengannya. Dia memercayai suara itu berasal dari Malaikat Musik yang sepakat untuk mengajarinya musik surgawi. Di luar dugaan, itu merupakan suara hantu opera yang telah bertahun-tahun memeras pengelola gedung itu.
Apa yang terjadi jika si hantu jatuh cinta pada, sementara keselamatan penghuni gedung opera menjadi taruhannya?

THE PHANTOM OF THE OPERA adalah karya klasik yang telah sering diadaptasi ke dalam banyak karya di antaranya film, sejak pertama kali diterbitkan pada 1910 di Prancis.

Buy book on : BukuKita
_______________________
I really get confused on this story and I dont know it’s all because of the translation, or the story indeed. After reading ten or twenty pages, I stopped reading. Bahkan sempat terfikir oleh saya untuk berhenti membacanya. Honestly, this is not interesting. Kenapa buku ini bisa dimasukkan ke dalam daftar 1001 books you should read before you die? Mungkin karena bahasa aslinya lebih bagus dan mudah dimengerti, selain ceritanya berdasarkan kisah nyata dan butuh waktu untuk mengumpulkan informasi demi terselesaikannya buku Phantom of the Opera ini.

Ditambah faktor saya tidak banyak membaca kisah Historical Romance dan karya klasik, banyak hal yang tidak dapat masuk ke otak saya, seperti bagaimana mungkin semua hal yang ada di buku ini adalah nyata, karena saya menganggapnya terlalu mustahil secara aneh.

Saya baru merasa sedikit tertarik ketika bagian akhir cerita, ingin mengetahui siapa sih Erik ini, dan apakah akhir ceritanya sama aneh dan tidak jelasnya dengan awal ceritanya. Untungnya, cerita akhirnya memuaskan dan jelas.

My Rating :

 1 star - I hated this book, save yourself the torture of reading it

[Book Review] Wonder

Wonder by R.J. Palacio
4.38 / 5 (33,003 ratings)

Publisher : Atria
Translator : Harisa Permatasari
Release Date : 2012 by Atria (first published February 14th 2012)
Format : Paperback, 430 pages
Source : Pesta Buku Murah
Genre : Realistic Fiction

“Kuharap, setiap hari adalah Halloween. Kita semua bisa memakai topeng setiap saat. Lalu kita bisa berjalan-jalan dan saling mengenal sebelum melihat penampilan kita di balik topeng.”

August (Auggie) Pullman lahir dengan kelainan Mandibulofacial Dysostosis, sebuah kondisi rumit yang membuat wajahnya tampak tidak biasa. Meskipun dia sudah menjalani serangkaian operasi, penampilan luarnya tetap saja terlihat berbeda. Namun, bagi segelintir orang yang mengenalnya, dia adalah anak yang lucu, cerdas, dan pemberani.

Auggie mengalami petualangan yang lebih menakutkan daripada operasi-operasi yang dijalaninya ketika dia menjadi murid kelas lima di Beecher Prep. Kalian pasti tahu menjadi murid baru itu bukanlah hal yang mudah. Ditambah lagi Auggie adalah anak biasa dengan wajah yang sangat tidak biasa.

Buy book on : BukuKita
_______________________
HIGHLY RECOMMENDED. Buku ini bikin saya ketawa dan nangis, ceritanya menyentuh, meaningful, mudah dimengerti namun tetap cocok untuk Young Adult. Terjemahannya pun enak dibaca. Diceritakan dalam berbagai sudut pandang, yang sangat unik dan kreatif menurut saya. Hikmah dan jalan ceritanya pun tidak berlebihan, namun bagus sekali. Saya kesulitan merangkai hikmahnya, tapi garis besarnya adalah kejujuran untuk menerima perbedaan orang lain.

Buku ini mendapat rating cukup bagus di Goodreads, 4,37/5 dan banyak komentar pujian untuk buku ini. Kata mereka buku ini keren. SETUJU BANGET! Harus baca sendiri, karena dijamin kalau cuma baca spoilernya aja gak seru ;)

Ceritanya sejenis dengan The Fault in Our Stars, tentang sebuah perbedaan, tetapi kalau TFOS lebih fokus ke kehidupan pribadi Hazel secara internal, Wonder menggambarkan lebih jauh tentang kehidupan eksternal Auggie, bagaimana orang orang melihat Auggie. Dan buku ini 'jujur' banget kalau menurutku. Ketika kita melihat seseorang yang berbeda pasti kita punya sedikit konflik batin untuk memahami orang itu.

My Rating :

 4 stars - I enjoyed this book, I would recommend it

[Book Review] Firebelly

Firebelly by J.C. Michaels
3.49 / 5 (61 ratings)

Publisher : Serambi
Translator : Rahmani Astuti
Release Date : August 2010 by Serambi (first published January 28th 2005)
Format : Paperback, 328 pages
Source : Gramedia Kramat Jati, Rp 7500 (sale)
Genre : Fiction

Firebelly, katak kecil berperut merah-api. Dua kakinya buntung di bagian depan dan belakang. Dengan kondisi tubuh seperti itu, dia menjadi katak pendiam, perenung, dan sangat suka mengamati. Di toko yang menjual binatang peliharaan, dia mengisi waktunya bersama katak tua bijak yang menceritakan petualangannya sebagai katak liar dan apa makna menjadi binatang peliharaan.

Pada suatu hari, Firebelly dipilih oleh gadis berumur 10 tahun, Caroline. Meskipun awalnya ketakutan, katak kecil tapi manis dan sedikit pemalu itu sangat senang tinggal di kandang yang luas miliknya sendiri. Namun, ketika mengetahui binatang itu buntung, ayah Caroline berniat mengembalikannya ke toko. Bagaimana nasib Firebelly selanjutnya?

Suatu ketika, tutup wadah yang menjadi penampung se-mentara, ketika Firebelly akan dipindahkan, terbuka. Tak di-duga-duga sebelumnya, kini dia memiliki kesempatan untuk memilih tetap menjadi binatang peliharaan atau meloncat ke luar dan melakoni kehidupan penuh petualangan sebagai katak liar.

Kita sering menghadapi persimpangan-persimpangan yang mengharuskan kita membuat pilihan penting dan menentukan. Dalam hal ini, Firebelly harus memilih apakah akan tetap tinggal di zona nyaman atau keluar dan me-nemukan kemungkinan yang tak terbatas.Kita sering menghadapi persimpangan-persimpangan yang mengharuskan kita membuat pilihan penting dan menetukan. Dalam hal ini, Firebelly harus memilih apakah akan tetap tinggal di zona nyaman atau keluar dan menemukan kemungkinan yang tak terbatas.

Buy book on : BukuKita
_______________________
It is weird, membaca pemikiran seekor katak yang kompleks dan berfilosofi. Bagaimanapun juga, ini kan cuma katak, tapi kenapa dia bisa mikir sesuatu yang bahkan tidak terfikirkan oleh manusia. Dari keseluruhan ceritanya saya tidak berhasil menangkap hikmah maupun inti apapun. Gaya penceritaannya juga membosankan untuk saya.

Firebelly membuat pilihan pilihan untuk dirinya sendiri, dan akhirnya dia bisa melengkapi hidup seseorang. Hanya sampai disitu saja kesimpulannya. Bahkan jika saya boleh menambahkan, Firebelly itu seekor kodok yang agak agak angkuh. Dia senang membuat orang lain kesulitan. Selain itu, pada akhirnya Firebelly memutuskan untuk kembali menjadi kodok peliharaan, karena merasa ada seorang anak perempuan ‘membutuhkannya’.

Meskipun kita diiming imingi ‘kehidupan liar’ di sinopsis dan awal bab, Firebelly sama sekali nggak menempuh kehidupan liar tersebut. Alasannya pun juga nggak begitu jelas. Well, so menurut saya buku ini menghibur, namun sayangnya tidak berkesan.

My Rating :

 2 stars - I didn't really like this book, and wouldn't recommend it

[Book Review] The Secret Life of Bees

The Secret Life of Bees by Sue Monk Kidd
3.92 / 5 ( 575,716 ratings)

Publisher : Gagas Media
Translator : Endang Sulistyowati
Release Date : December 5th 2012 by Gagas Media (first published January 28th 2002)
Format : Paperback, 428 pages
Source : Blok M Plaza, Rp 42000 (after discount 30%)
Genre : Historical Fiction

Kamu harus menemukan seorang ibu di dalam dirimu. Bahkan, kita semua sebaiknya melakukan hal itu. Sekalipun kita memiliki seorang ibu, kita tetap harus menemukan bagian ini di dalam diri kita sendiri.

Berlatar di Carolina Selatan pada musim panas tahun 1964, saat Undang-Undang Hak Sipil dan kerusuhan rasial tengah ramai dibicarakan. Di sebuah perkebunan persik, Lily Owens, gadis empat belas tahun, menghabiskan seluruh hidupnya untuk menghadapi ayah yang kejam dan pemarah sekaligus merindukan ibunya yang meninggal secara misterius ketika ia masih berusia empat tahun.

Setelah berhasil meloloskan Rosaleen—pengasuh kulit hitamnya yang dipukuli para rasialis ketika hendak pergi ke kota menggunakan hak suaranya—dari rumah sakit, Lily memutuskan kabur. Ia membawa lari Rosaleen ke Tiburon, nama kota di Carolina Selatan yang tertera di balik gambar Maria berkulit hitam milik mendiang ibunya.

Di kota yang menyimpan masa lalu ibunya inilah Lily bertemu tiga orang kakak-beradik eksentrik pemilik peternakan lebah. Kehidupan baru Lily pun dimulai. Ia tak hanya menemukan rumah yang hangat dan cinta yang tulus, tetapi juga kekuatan untuk berdamai dengan diri sendiri. Tak hanya itu, di sini pula Lily menemukan para ibu. Para perempuan yang tak melahirkannya, tetapi mengajarkan kepadanya bahwa ibu ada di diri setiap orang.

Buy book on : BukuKita
_______________________
Bukan termasuk genre yang saya sukai, namun ternyata saya menikmati ceritanya. Awalnya memang agak membosankan, namun setelah Lily masuk ke peternakan lebah, dengan semua karakter unik yang muncul di Rumah Merah Muda, keadaan menjadi lebih menarik. Akhirnya, saya jatuh cinta sama semua karakter, Lily, Rosaleen, May, June, juga August. Meskipun agak berbau agama lain (Bunda Maria), tapi saya tertarik mendengar cerita ‘Black Maria’.

Untuk penggemar novel bergenre klasik atau historical fiction, buku ini recommended banget. Ternyata buku ini sudah diadaptasi menjadi sebuah film lho! Pemerannya Dakota Fanning dan Queen Latifah, juga ada Alicia Keys. Hmm karena saya baru baru ini ngefans dengan Dakota Fanning, saya jadi semangat banget mencari filmnya. Ada yang punya DVD-nya?

My Rating :

 4 stars - I enjoyed this book, I would recommend it

[Book Review] Peter and The Starcatchers

Peter and The Starcatchers (Peter and The Starcatchers #1) by Dave Barry and Ridley Pearson
3.99 / 5 (27,138 ratings)

Publisher : Mizan Fantasi
Translator : Maria Masniari Lubis
Release Date : May 2009 by Mizan Fantasi (first published August 30th 2004)
Format : Paperback, 490 pages
Source : Gramedia Pondok Gede, Rp 20000 (sale)
Genre : Children, Fantasi

Tubuh-tubuh bergelimpangan di permukaan dek kapal Never Land yang miring dan licin: Black Stache sang kapten bajak laut terjengkang, dengan Molly terus mencakari wajahnya; si raksasa Little Richard dipukul roboh ke lantai, lengan dan kaki raksasanya menerpa dan menjatuhkan semua bajak laut penyerangnya seperti pin boling. 

Tiba-tiba, pemandangan begitu menakjubkan. 

Sesaat, semua perkelahian terhenti. 

Tak ada suara yang terdengar kecuali gelegar guntur. Semua mata menatap ke satu arah. 

Ternyata, itu anak lelaki tadi yang dilemparkan ke laut. Dia kembali ke kapal. Tetapi, dia tidak memanjat pagar; dia melayang … Anak lelaki itu terbang.

Buy book on : BukuKita
_______________________
Nemu buku ini di obral buku Gramedia dengan harga cuma 20 ribu, tanpa pikir panjang saya langsung masukin buku ini ke keranjang belanja saya. Saya pikir, siapa sih yang ngga kenal Peter Pan dan cerita fantasinya yang seru itu? Juga karena pengarangnya terbilang baru buat saya, jadi sekalian juga bisa masukin buku ini ke list reading challange New Authorsnya Mbak Ren.

Saya pernah beli buku obral serupa, Alice in Wonderlandnya Lewis Caroll dari penerbit yang tdk dikenal. Saya penasaran gimana versi bukunya cerita Alice. Sayangnya saya kurang selektif dan buku obral yang saya beli itu terjemahannya nggak bagus. Saya heran apakah terjemahan aslinya memang seperti itu, tapi cerita Alice yang harusnya mengagumkan malah jadi membingungkan buat saya. Untungnya, Peter Pan and The Starcatchers ini diterbitkan oleh Mizan, yang merupakan salah satu penerbit besar dan bagus. Dan ternyata emang nggak salah, buku ini terjemahannya bagus dan sangat enak dibaca.

Terjemahan yang bagus dengan cerita yang seru, membuat saya gak bisa berhenti baca kisah ini sampai selesai. Karakternya beragam, dan kerennya, setiap karakter punya cerita dan plot sendiri yang menyatukan mereka. Nggak heran jika pembacanya gak merasa bosen sama sekali meskipun kualitas kertas kurang baik dan lumayan tebal, karena setiap babnya pembaca dibawa ke scene yang berbeda beda. Uniknya, buku ini benar benar membeberkan fakta unik dibalik kisah Peter Pan yang kita ketahui selama ini, soal kenapa Peter Pan tetap menjadi anak kecil, asal mula pulau Never Land, juga awal mula adanya Tinkerbell.


Saya nggak tau apakah kisah di buku ini beneran dari pencipta asli Peter Pan atau fanficnya. Ada lagi prekuel Peter Pan, Peter Pan and The Shadow Hunter yang sudah diterbitkan Mizan juga. Semoga saya nemu buku ini di obralan selanjutnya :D

My Rating :

 4 stars - I enjoyed this book, I would recommend it

[Book Review] Pasangan (Jadi) Jadian

Pasangan (Jadi) Jadian by Lusiwulan
3.16 / 5  (300 ratings)

Publisher : Gramedia
Release Date : February 2008 by Gramedia
Format : Paperback, 248 pages
Source : Gramedia Pondok Gede, Rp 22800 (after discount 40%)
Genre : Fantasy

Dor, dor, dor!

Mata Priyayi membelalak. Dia nggak sempat mencerna apa yang ia dan Jagad lakukan, kepanikan keburu menyergapnya.
Priyayi mati kutu. Keputusan diam-diamnya menyewakan kamar kepada teman cowok—yang sekarang (tahu-tahu) tidur di sebelahnya—terancam ketahuan. Pagi ini keluarganya hanya beberapa meter jauhnya! Duh, kacau…

Dan kekacauan tersebut berujung pada satu ultimatum yang membuat Priyayi pusing harus mempertaruhkan masa depan dan hubungan cintanya.
Jadilah kisah cinta yang rumit, mengharukan dan sedikit egois.
Oke… banyak egois

Buy this book on: Gramedia
 _____________________________
I dont know why, but I really don’t like reading this. Saya suka baca novel YA terjemahan, dan saya maklum jika kontennya berisi pergaulan bebas karena cerminan budaya barat memang seperti itu, tapi lain halnya jika sebuah novel Indonesia membumbui pergaulan bebas dalam novelnya tanpa ada penekanan bahwa ‘it’s wrong’. Seakan akan hal seperti itu udah biasa aja dilakukan. This is the way I felt about this book.

Mungkin penjabaran situasi dan kondisinya tidak luas sehingga saya merasa beda aja ketika membaca novel ini. Karena begitulah genre Metropop, mungkin, saya nggak tau. But still I repeat, saya nggak nyaman dengan kelugasan penulis dalam menceritakan sebuah cerita yang ‘salah’, without any clarification or explanation that It is definitely wrong. But I know that maybe it’s all my fault for not being open minded about this book. So, just say that I dislike Metropop. Or Im just not enjoying reading it.



My Rating :

 2 stars - I didn't really like this book, and wouldn't recommend it

[Book Review] Inkheart

Inkheart (Inkworld #1) by Cornelia Funke
3.81 / 5  (143,763 ratings)

Publisher : Gramedia
Translator : Dinyah Latuconsina
Release Date : January 2009 by PT Gramedia (first published June 1st 2005)
Format : Paperback, 536 pages
Source : Gramedia Pondok Gede, Rp 33000 (after discount 40%)
Genre : Fantasy

Ayah Meggie—namanya Mo—memiliki kemampuan ajaib: ia bisa mengeluarkan tokoh-tokoh dari buku yang dibacanya. Sayangnya, kehadiran mereka ternyata harus ditukar dengan manusia-manusia di dunia nyata.

Sembilan tahun yang lalu, Mo membaca Tintenherz. Tanpa sengaja ia memunculkan berbagai tokoh jahat buku itu, dan membuat ibu Meggie lenyap karena masuk ke buku. Capricorn dan Basta, dua tokoh jahat dari buku tersebut, lantas menculik Mo karena ingin Mo memunculkan lebih banyak lagi tokoh jahat dari Tintenherz. Termasuk sang Bayangan, monster menakutkan yang akan bisa membunuh semua musuh Capricorn. Capricorn juga menyuruh Mo mengeluarkan harta dari berbagai buku untuk membiayai kejahatannya di dunia ini.

Maka bermunculanlah tokoh dari berbagai buku, termasuk Tinker Bell dari buku Peter Pan, Farid dari Kisah Seribu Satu Malam, troll, goblin, bahkan si prajurit timah.
Situasi makin rumit karena Meggie ternyata memiliki kemampuan yang sama dengan ayahnya!

Buy this book on: Gramedia
 _____________________________
Honestly, sebelum saya baca buku ini, saya udah nonton filmya duluan setahun lalu. Menurut saya, jauh lebih seru nonton filmnya, karena saya kurang menikmati bukunya. Antara terjemahannya yang nggak enak dibaca, ukuran buku yang besar didukung kertas yang tidak bagus, atau ceritanya sendiri yang muter muter, saya sering meninggalkan buku ini untuk terus dibaca, sayang sekali. Padahal menurut saya petualangannya cukup seru.

Bagian yang paling saya suka adalah karakter pecinta buku yang digambarkan si penulis, dan saya masih ingat salah satu adegan filmnya dimana Meggie sedang membaca buku disebuah perpustakaan. Itu adalah perpustakaan yang paling bagus yang pernah saya lihat, dengan sofa cozy yang jendelanya menghadap danau.


Dalam versi bukunya, Stubfinger belum kembali kedalam ceritanya dan masih hidup didunia kita. Makanya ada lanjutan serial Inkheart ini, Inkspell dan Inkdeath. Sayangnya, kedua buku lanjutannya harganya mahal sekali (meskipun memang tebal dan kertasnya lebih bagus). Saya berharapnya suatu saat kedua buku itu masuk rak obral Gramedia :3 *update: akhirnya buku keduanya bisa saya beli, alhamdulillah..*

Setelah saya lihat lagi, ternyata buku ini termasuk buku yang banyak diterjemahkan ke beberapa bahasa, lho! Karna ceritanya menarik, dan cocok untuk berbagai usia kali ya, just like Harry Potter. Tambahan untuk penulis, sebenarnya akan lebih seru jika tokoh didunia Inkworld itu ‘hidup’ dan turut ambil bagian dalam cerita. Ya misalnya aja Tinkerbell. Bagus banget penulis sudah menceritakan kemunculan Tink berkat lidah ajaib Meggie, tapi hanya sampai disitu saja. Saya lupa apakah Tink berperan dalam membantu Meggie untuk kabur dari Capricorn, tapi alangkah indahnya jika dibuat seperti itu. So I mean, semua yang masuk ke dalam cerita setidaknya punya satu peranan penting, tidak sekedar muncul saja.

We all know Farid, Stubfinger, Capricorn and Basta, tapi seneng aja gitu kalau ada tambahann pemeran lain yang lebih dulu kita kenal dalam buku berpartisipasi dalam cerita ini. Semoga aja buku keduanya lebih baik, ya.



My Rating :

 3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you