Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Thursday, May 9, 2013

[Book Review] The Dark Divine

The Dark Divine (The Dark Divine #1) by Bree Despain  
3.85 / 5  (20,556 ratings)

Publisher : Gramedia
Translator : Maria Pade Rohana
Release Date : September 2012 by Gramedia (first published December 22nd 2009)
Format : Paperback, 400 pages
Source : Gramedia Pondok Gede, Rp 55000
Genre : Paranormal, Romance

Sudah bertahun-tahun Grace Divine tidak bertemu Daniel, cinta pertama yang menghilang tiba-tiba dari hidupnya. Dan sekarang, sekali lagi Grace dibuat terkejut saat melihat Daniel di sekolah, di kelas yang sama dengannya.

Di satu sisi Grace senang Daniel kembali, tapi di sisi lain ia juga takut cowok itu akan pergi lagi, menghilang seperti asap… Apalagi ketika Grace tahu bahwa Daniel menyimpan rahasia besar, rahasia gelap yang bisa membahayakan nyawanya.

Kali ini, akankah Grace yang mundur dari hubungan mereka? Ataukah cinta pertama berhasil menemukan jalannya?

Buy this book on : BukuKita
_________________________
Siapa tokoh supernatural favoritmu? Jika jawabannya adalah werewolf, maka buku ini adalah sebuah pilihan untukmu. Grace Divine, nama yang jika diterjemahkan artinya adalah ‘Rahmat Ilahi’, adalah seorang anak dari pastur ternama di kota. Keluarganya merupakan contoh sempurna penebar kebaikan, terutama kakaknya yang bernama Jude, yang selain terkenal tampan di sekolah, juga merupakan seseorang yang berjiwa lembut dan sosial. Sewaktu kecil, mereka sering bermain bersama dengan anak tetangga depan rumah, Daniel. Grace kecil menyukai Daniel yang adalah sahabat kakaknya. Mereka bertiga akhirnya tinggal bersama setelah ayah Daniel yang kasar dan suka memukul pergi meninggalkan keluarganya.

Rahasia kelam keluarga Daniel juga yang membuat persahabatan mereka retak. Suatu hari ibunya datang ke rumah Divine untuk mengambil Daniel pergi. Beberapa hari kemudian Daniel menghilang dari kota, dan kakaknya menumbuhkan kebencian pada Daniel yang sampai sekarang tidak diketahui Grace alasannya. Oleh karena itu ketika Daniel muncul di kelas melukisnya, Grace merasa harus mengetahui apa yang sebenarnya terjadi antara Daniel dan kakaknya.

Membaca buku ini jadi teringat kisah Fallen (Lauren Kate, Gramedia 2011), yang menurut saya punya sedikit kemiripan sama cerita ini. Atau mungkin sebenarnya setiap cerita fantasy-paranormal-romance punya sebuah kesebandingan dengan satu sama lain. Misal, di ending buku ini, saya jadi teringat Bella from Twilight, yang akhirnya juga berubah menjadi makhluk supernatural.

Tokoh laki – laki yang tampan, misterius, yang baik namun awalnya terlihat kejam: check
Tokoh perempuan yang rapuh, rela berkorban demi si tokoh laki – laki: check
Kehadiran kembali sang tokoh laki – laki setelah bertahun – tahun terpisah dari si tokoh perempuan: check
Misteri masa lalu yang belum terungkap: check
Tokoh laki – laki yang ternyata seorang supernatural: check

Menariknya di cerita ini, semua karakter kelihatannya punya peran penting dalam alur cerita. Jadi ketika membacanya kita tidak akan stuck sama karakter yang itu itu aja, karena semua karakter kebagian peran dan dialog masing – masing, seakan – akan setiap karakter kecilnya pun hidup. Dari guru melukis Grace sampai adiknya yang masih kecil, semuanya masuk ke cerita, sehingga setelah membaca ini, yang akan kita ingat tidak melulu Grace dan Daniel dan Jude, tapi juga karakter lain.

Meskipun struktur ceritanya bagus, namun saya kurang merasa greget sama ceritanya. Menurut saya, masih ada yang kurang yang perlu dikembangkan si penulis, yaitu setting ceritanya. Buku ini lebih mengedepankan dialog dan alur cerita daripada penjabaran settingnya, sehingga seringkali saya sebagai pembaca merasa missing dalam mengkhayalkan latar dari adegan di buku ini. Atau, merasa jenuh dengan setting yang tidak berkembang dan kurang kuat.

But overall, sebagai pecinta buku berseri, saya cukup gembira mengetahui bahwa buku ini bersekuel. Terjemahan buku pertama ini sudah bagus, dan covernya pun sudah cantik. Semoga untuk buku selanjutnya ceritanya lebih strong dan covernya sesuai sama buku pertamanya.

My Rating :

 3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.