Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Wednesday, May 15, 2013

[Book Review] The Phantom of The Opera

The Phantom of The Opera by Gaston Leroux
3.94 / 5 (68,015 ratings)

Publisher : Serambi
Translator : Istiani Prayuni
Release Date : first published September 23rd 1909
Format : Paperback, 485 pages
Source : Gramedia Kramat Jati, Rp 7500 (sale)
Genre : Classic Literature

Christine dilanda kesedihan dan kesepian setelah bapak dan ibunya meninggal dunia. Namun ternyata situasi itu membuka jalan baginya untuk menemukan bakatnya yang luar biasa setelah bergabung dengan paduan suara di Gedung Opera Paris. Dari sana cerita berawal.

Di gedung itu, Christine mendengar suara yang bernyanyi dan berbicara dengannya. Dia memercayai suara itu berasal dari Malaikat Musik yang sepakat untuk mengajarinya musik surgawi. Di luar dugaan, itu merupakan suara hantu opera yang telah bertahun-tahun memeras pengelola gedung itu.
Apa yang terjadi jika si hantu jatuh cinta pada, sementara keselamatan penghuni gedung opera menjadi taruhannya?

THE PHANTOM OF THE OPERA adalah karya klasik yang telah sering diadaptasi ke dalam banyak karya di antaranya film, sejak pertama kali diterbitkan pada 1910 di Prancis.

Buy book on : BukuKita
_______________________
I really get confused on this story and I dont know it’s all because of the translation, or the story indeed. After reading ten or twenty pages, I stopped reading. Bahkan sempat terfikir oleh saya untuk berhenti membacanya. Honestly, this is not interesting. Kenapa buku ini bisa dimasukkan ke dalam daftar 1001 books you should read before you die? Mungkin karena bahasa aslinya lebih bagus dan mudah dimengerti, selain ceritanya berdasarkan kisah nyata dan butuh waktu untuk mengumpulkan informasi demi terselesaikannya buku Phantom of the Opera ini.

Ditambah faktor saya tidak banyak membaca kisah Historical Romance dan karya klasik, banyak hal yang tidak dapat masuk ke otak saya, seperti bagaimana mungkin semua hal yang ada di buku ini adalah nyata, karena saya menganggapnya terlalu mustahil secara aneh.

Saya baru merasa sedikit tertarik ketika bagian akhir cerita, ingin mengetahui siapa sih Erik ini, dan apakah akhir ceritanya sama aneh dan tidak jelasnya dengan awal ceritanya. Untungnya, cerita akhirnya memuaskan dan jelas.

My Rating :

 1 star - I hated this book, save yourself the torture of reading it

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.