Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Thursday, June 13, 2013

[Book Review] Invisible City

Invisible City (The Joshua Files #1) by M.G. Harris
3.75 / 5 (536 ratings)

Publisher : Gramedia
Translator : Nina
Release Date : June 2009 by PT Gramedia Pustaka Utama (first published 2008)
Format : Paperback, 381 pages
Source : Gramedia Kramat Jati, on sale 40%
Genre : Children, Adventure

Beberapa minggu lalu, aku hanyalah cowok biasa. Cowok yang suka mendengarkan Green Day, Arctic Monkeys, dan Nirvana. Cowok yang ikut kelas capoeira dan lumayan jago melancarkan tendangan putar.

Tapi suatu hari Dad dilaporkan meninggal dalam kecelakaan pesawat, dalam salah satu perjalanannya untuk meneliti reruntuhan Maya di Meksiko. Benarkah itu kecelakaan? Kenapa email-email terakhir Dad sepertinya menunjukkan sebaliknya?


Buy this book on : BukuKita  || Amazon || BookDepository
Read this book for free: contact me
_______________________

Kebetulan banget pas lagi penasaran sama serial ini, pas lagi ada sale di gramedia. Ceritanya sendiri cukup seru, saya suka karena gak ada unsur ‘konten dewasa’nya dan petualangannya terasa sekali. Sebuah penyegaran membaca cerita anak yang penuh petualangan, seru, dan menegangkan. Mirip dengan serial Bartimaeus, tanpa ada unsur komedi di dalamnya.

Agak tercengang juga dengan tokoh Joshua yang (kalau tdk salah) baru berumur 12 tahun tapi telah terlibat sebuah petualangan yang sebegitu kompleks. Ayahnya meninggal, yang Joshua yakin ada yang aneh dengan kematian ayahnya. Email ayahnya yang membahas mengenai sebuah misteri Surat Calakmul yang diyakini merupakan petunjuk untuk menemukan Codex IX, seorang misterius yang membobol rumahnya dan mendahuluinya di took buku, serta mimpinya akan kematian kakeknya dan kata kata yang misterius; ‘Panggil sang Bakab Ix. Kadang gemes juga liat kelakuan Joshua yang kebanyakan mikir dan kayaknya lemah banget, tapi saya lalu sadar bahwa itulah yang menunjukkan bahwa Joshua itu masih tetap seorang anak kecil.

Saya kurang suka layout dan font blognya Joshua. Padahal judul seri ini Joshua Files, tapi saya kurang tertarik sama isi blognya Joshua. Angan angan saya ketika baca judul serinya ini adalah isinya seperti sekumpulan bundel, kliping atau scrapbook. Ternyata meleset jauh, hehehe.. Overall saya kurang greget sama adegan adegannya, ceritanya (atau gaya bahasanya), seperti yang saya rasakan ketika membaca Bartimaeus atau buku lain karangan Rick Riordan (yang notabene genrenya hampir serupa), tapi petualangannya terasa banget kok dan lumayan membikin penasaran untuk diikuti. Saya sih berharapnya, buku buku selanjutnya (yang skrg ada 5 buku) bisa lebih bagus dan lebih berkesan.




My Rating :

3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.