Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Sunday, July 7, 2013

[Book Review] Guardian Cheonsa

Guardian Cheonsa by Karina Citra Ayu
4.20/ 5 (5 ratings)

Publisher: Diva Press
Release Date: June 2013 by Ping! Diva Press
Format: Paperback, 184 pages
Source: Diva Press Publisher, free book to be reviewed
Genre: Romance, Korean, Fantasy

Memilih salah satu dari dua orang pria yang paling penting dari hidupnya merupakan hal yang mustahil bagi Cheonsa. Han Leeteuk bagaikan malaikat pelindungnya dan Kris Wu adalah cinta pertamanya. Namun ketika tak bisa memilih, ia harus kehilangan mereka dan sekaligus memorinya. Sebuah misteri pun terus membayangi kehidupan Cheonsa hingga beberapa kejadian aneh perlahan mengingatkan dia akan lelaki yang sesungguhnya memiliki cinta sejati.


Buy this book on : BukuKita
Rent this book for free: contact me
_______________________

This is a simple korean romance story. Dengan jumlah halaman yang tidak lebih dari dua ratus halaman, aura romancenya masih terus berasa sampai halaman terakhir. Dialog-dialognya juga saya suka, meskipun campuran antara memakai bahasa Korea dengan bahasa Indonesia, dan beberapa catatan kaki sedikit menjengkelkan saya ketika membacanya, namun bahasa yang digunakan untuk menyusun dialog karakternya sederhana dan alami sehingga membuat saya masih terngiang-ngiang beberapa kata setelah selesai membaca buku ini. Misalnya saja, sampai sekarang saya jadi suka berteriak 'Ya!' (yang dalam bahasa Indonesia berarti sama dengan 'wOy!') dalam hati saya ketika ada sesuatu terjadi, gara-gara baca buku ini.

Plotnya sendiri awalnya agak sedikit membingungkan, contohnya saja, Kris pada awalnya diceritakan terlihat dingin dan bermusuhan dengan Cheonsa. Namun di hari berikutnya, mereka sudah akrab dan sampai menginap di rumah Cheonsa. Selain itu, saya awalnya masih suka bingung sama settingnya, apakah ini di Jepang atau di Korea, karena yang saya tangkap, buku ini bersetting di kedua tempat itu.

Karakternya sendiri tidak banyak yang menonjol, hanya saja saya tidak suka dengan adegan yang dilakukan Park Minhyuk. Menurut saya, kisah ketertarikan Park Minhyuk dengan sahabat Cheonsa, Hyesun, terlalu berlebihan dan vulgar. Selain itu, sudut pandang karakter di buku setahu saya seharusnya konsisten, namun di bab tujuh penulis menggunakan sudut pandang 'aku' tanpa alasan, padahal sebelumnya cerita ini memakai sudut pandang orang ketiga. Saya fikir, kendalanya ada di sangat tipisnya novel ini, sehingga penulis tidak bisa mengeksplore ceritanya lebih luas lagi, sehingga banyak adegan-adegan yang seharusnya ada pendahuluannya. 

 Selain dialog, ending novel ini juga bagus. Saya suka akhir ceritanya, akhir kisah Cheonsa, Kris, dan Han Leetuk. Bukan karena ceritanya luar biasa atau apa, tapi karena adegan akhirnya lain dari yang lain. *Spoiler* di sini, penulis sedikit memasukkan unsur fantasi.

Terakhir, yang paling saya kritisi adalah kondisi fisik buku ini. Saya kurang suka dengan print-out atau cetakannya, karena kertasnya jadi terlihat seperti kertas fotokopian. Banyak cetakan halaman yang ada garis hitam samarnya, seperti bekas fotokopian. Covernya pun menurut saya tidak sesuai dengan isi ceritanya, karena tidak ada hubungan spesial dengan sepasang sepatu.



My Rating :

3 stars - This book was OK, read it if sounds good to you

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.