Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Thursday, November 14, 2013

[Book Review] Edgar & Ellen: Nod's Limb

Edgar & Ellen: Nod's Limb (Edgar & Ellen #6) by Charles Odgen
4.16/5 (173 rating)

Publisher: Matahati
Translator: Gunawan Wijaya
Release Date: April 7th 2009 by Penerbit Matahati (first published February 27th 2007)
Format: Paperback, 262 pages
Genre: Children

Surat wasiat Augustus Nod ditemukan. Pendiri kota yang sinting itu mewariskan potongan tubuh patung emas bagi siapa pun yang bisa menemukannya.

Edgar dan Ellen memanfaatkan ini untuk menyelamatkan rumah mereka dan menolong Pet yang sekarat. Mengikuti petunjuk demi petunjuk, perburuan ini menguak banyak misteri di masa lalu. Misteri yang akan mengubah kota Nod’s Limbs selamanya…



Selalu ada hal yang menyegarkan ketika membaca buku anak-anak. Edgar & Ellen adalah salah satunya. Saya sempat bingung sih, Edgar & Ellen ini sudah dewasa atau belum, karena hidup sendiri tanpa orang tua menjadikan kepolosan mereka hilang.

Tapi saya suka ceritanya! Seru dan kocak, terutama saya suka endingnya. Ending yang bahagia dimana yang jahat dan licik kena batunya dan yang tertindas mendapatkan apa yang diingankannya. It’s so typical, huh? Tapi tetap saja endingnya memuaskan saya.


Saya jadi ingin mengoleksi serial Edgar & Ellen, untuk disandingkan dengan A Series of Unfortunate Events. Keren banget, kan, buku serial anak-anak yang isinya penuh malapetaka disandingkan dengan buku serial anak-anak kocak yang usil setengah mati.


Meskipun tidak sesadis A Series of Unfortunate Events, ternyata Edgar & Ellen punya musuh yang kejam juga. Stephanie. Karena tidak mengikuti serialnya dari awal, saya pikir kehadiran Stephanie hanya sebagai bumbu penyedap saja, dimana ada kebaikan dan kejahatan. Tapi ternyata Stephanie benar-benar licik, saudara-saudara! Saya sampai ngeri dibuatnya.


Overall saya sangat menikmati membaca buku ini, dan mau banget baca serialnya yang lain.





3.5 stars - I enjoyed this book, I would recommend it




1 comment:

  1. kak ini bukunya beli dimana ya? aku koleksi edgar & ellen dan aku udah lama banget nyari buku yang ini cuma gak ketemu-ketemu :(

    ReplyDelete

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.