Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Friday, November 15, 2013

[Book Review] The Help

The Help by Kathryn Stockett

4.44/5 (879,158 rating)

Publisher: Matahati
Translator: Barokah Ruziati
Release Date: May 25th 2010 by Penerbit Matahati (first published 2009)
Format: Paperback, 544 pages
Genre: Inspirational

Kota Jackson, Mississippi, tahun 1962. Tiga wanita berbeda warna kulit bergabung dalam sebuah proyek rahasia yang luar biasa.

Skeeter Phelan, wanita kulit putih, 22 tahun. Skeeter memiliki kenangan dan pertanyaan tak terjawab tentang Constantine Bates, pembantu yang mengasuhnya sejak kecil, namun menghilang ketika Skeeter berkuliah di luar kota.
Aibeleen Clark, pembantu keluarga Leefoot yang bijaksana. Mengasuh gadis kecil yang diabaikan oleh ibunya sendiri. Aibileen sendiri telah kehilangan putranya dalam suatu kecelakaan tragis.

Minny Jackson, sahabat karib Aibeleen, pendek gemuk dan besar mulut, bersuamikan pemabuk berat yang gemar memukulinya. Bekerja pada wanita kulit putih paling tidak populer di kota itu…

Ketiga wanita ini bergabung untuk menulis kisah kehidupan pembantu wanita kulit hitam yang bekerja pada keluarga kulit putih. Sanggupkah mereka menghadapi risiko kehilangan teman, cinta, bahkan nyawa?


Ketika pertama kali saya membaca sinopsisnya, saya tidak menyangka kalau ceritanya akan berfokus pada ketakutan ketiga wanita (dua kulit hitam dan satu kulit putih) ini dalam menyusun kisah mereka. Saya pikir ceritanya akan berfokus pada kehidupan pembantu wanita kulit hitam, kondisi nyata kehidupan mereka sehari-hari, ditambah perjuangan Skeeter dalam menemukan kembali pembantu kulit hitam yang sudah mengasuhnya sejak kecil.

Instead of what I tought, ceritanya benar-benar berisi perjuangan ketiga wanita ini dalam melaksanakan proyek mereka, melahirkan sebuah karya nyata tentang bagaimana keadaan pembantu wanita kulit hitam dan majikan kulit putih mereka di Jackson, Missisipi. And I found it still interesting. Meskipun saya sedikit gerah akan detail seperti rasa ketakutan mereka menghadapi resiko ketahuan (menurut saya wajar, namun detail porsinya saja yang berlebihan, saya lebih suka membaca banyak kisah nyata antara pembantu kulit hitam dengan majikan kulit putih daripada rasa ketakutan mereka terhadap proyek penulisan itu), saya tetap menikmati jalan ceritanya dan terus membalik halaman sampai ke halaman terakhir.


Beberapa detail tambahan mengenai kehidupan antara majikan kulit putih dengan pembantu kulit hitam mereka sangat menarik, bahkan menyentuh. Karakter-karakter yang dibangun Kathryn unik, mendalam, dan sesekali memainkan aspek psikologis. Karakter yang saya suka adalah Miss Celia, yang eksentrik. Miss Celia juga punya banyak sisi psikologis yang menarik, karena suami dan pembantu kulit hitamnya. Saya suka membaca bagian ketika Miss Celia memperlakukan pembantu kulit hitamnya secara berbeda, karena Miss Celia pun juga berasal dari keluarga kulit putih yang berbeda. 


Terlepas dari unsur historisnya, buku ini ternyata cukup simpel dan enak dibaca. Tokohnya hampir seluruhnya perempuan, menambah salah satu keunikan buku ini. Membaca buku ini membawa saya ke kota kecil Jackson, Missisipi, and at the end, saya merasa mengenal para tokohnya. Sayangnya, ada beberapa keironisan dan hal-hal sedih yang terjadi, membuat saya keluar dari zona nyaman majikan kulit putih dengan pembantu kulit hitam mereka yang. Pada akhirnya saya sadar bahwa beberapa hal memang tidak bisa berjalan sesuai dengan keadilan dan kebaikan.



Mae Mobley lahir Minggu dini hari pada bulan Agustus 1960. Kami menjulukinya bayi gereja. Mengurus bayi kulit putih, itulah pekerjaanku, selain memasak dan bersih-bersih. (halaman 1)


3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you




No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.