Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Friday, November 22, 2013

[Book Review] Monster High

Monster High (Monster High #1) by Lisi Harrison
3.73/5 (4,230 rating)

Publisher: Mizan
Translator: Maria Renata Wilson Perdana
Release Date: 2011 by Mizan Fantasi (first published October 4th 2005)
Format: Paperback, 303 pages
Genre: Supernatural


Seperti cewek-cewek ABG lainnya, Frankie dia sudah nggak sabar buat sekolah SMA, pacaran, ikut tim cheerleader, dan ke pesta dansa. Tapi masalahnya, kulit Frankie hijau dan kalau gembira Frankie melepaskan kilatan-kilatan listrik dari tubuhnya.

Meski pun menurut kedua orangtuanya Frankie adalah anak yang cantik dan sempurna, tetap saja, Frankie akan kesulitan mendekati cowok yang ditaksirnya kalau dia tak mengubah penampilannya. Cowok mana sih yang mau sama monster? Frankie Stein harus mengubah penampilannya kalau mau gabung dengan teman-teman sekolahnya.

Tapi ternyata, tak semua teman sekolahnya orang normal seperti perkiraan Frankie. Jadi, mana yang normal dan mana yang monster? Ikuti serunya monster-monster sekolah di Merston High School, dengan segala kelucuan, keusilan dan romansanya di serial Monster Gaul ini. Biar monster yang penting gaya!


“Monster High itu asyik, keren, dan bergaya” –Wondrousreads.com

Saya harus setuju dengan pernyataan di atas. Cerita ini terbilang asyik untuk ukuran sebuah novel paranormal comedy. Karakter-karakternya banyak namun unik, dan menggambarkan kehidupan remaja monster dengan keren banget. Banyak istilah-istilah fashion yang digunakan Frankie, membuat saya ketawa-ketawa sendiri, zombie ini gaya banget.

Cerita ini ada dua sudut pandang, yaitu sudut pandangn Frankie si monster dengan Melody si manusia. Saya pikir kedua karakter ini akan bersatu di awal, namun mereka bersinggungan langsung baru pada akhir bab.

Karakter yang paling saya suka adalah Jackson a.k.a DJ (pacar Melody & Frankie) dan Candace (kakak Melody), sedangkan yang paling annoying menurut saya adalah Bekka. Ini cewek egois banget deh, rasanya pengen mukul ni perempuan. Saya juga gak begitu suka sifat Frankie yang keras kepala sih, dan berharap kalau di buku selanjutnya, dengan adanya hubungan lebih dekat dengan Melody, karakter Frankie bisa jadi lebih dewasa.

Overall saya suka dan menikmati banget baca buku ini, dan gak sabar untuk melanjutkan membaca serialnya. Bagi yang gak suka membaca kehidupan dangkal masa remaja mungkin gak suka sama buku ini. Tapi bagi penyuka contemporary romance, buku ini menjadi pilihan. Apalagi ditambah unsur komedinya. Beberapa kali saya mendengus tertawa karena baca dialog-dialognya. Satu kata: keren!



3 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you



No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.