Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Thursday, November 28, 2013

[Book Review] The Thirteenth Tale

The Thirteenth Tale by Diane Setterfield
3.91/5 (142,048 rating)

Publisher: Gramedia
Translator: Chandra Novwidya Murtiana
Release Date: November 2008 by Gramedia Pustaka Utama (first published January 1st 2006)
Format: Paperback, 608 pages
Genre: Mystery


"Ceritakan padaku yang sesungguhnya."

Permintaan sederhana itu mengusik hati Vida Winter, novelis ternama yang penuh rahasia. Bukankah selama enam puluh tahun ini dia telah mengarang banyak dongeng, tapi tak pernah mengungkapkan kisahnya sendiri? Namun, menjelang ajal, masa lalu tak dapat dihindarinya lagi, berapa pun banyaknya dongeng yang telah ditenunnya.

Maka Vida Winter mengundang Margaret Lea, penulis biografi muda, yang memiliki rahasia sendiri tentang kelahirannya, yang telah dikubur dalam-dalam oleh orang-orang yang paling dia kasihi, dan menciptakan bayang-bayang kelam yang membuntuti tiap langkahnya.

Inilah kisah Vida dan keluarga Angelfield: Isabelle yang cantik dan keras kepala, si kembar Adeline dan Emmeline yang liar, rumah besar Angelfield yang tua dan nyaris ambruk, serta semua penghuninya, hidup atau mati. Sementara Margaret tenggelam dalam dongeng Vida, rahasia kelam itu lambat laun tersingkap, dan saat kebenaran mengemuka, kedua wanita itu pun harus menghadapi hantu-hantu yang selama ini membayangi hidup mereka.


Meskipun ditulis pada abad ke 21, The Thirteenth Tale seperti sebuah kisah klasik yang mencekam dan penuh misteri. Pengisahannya luar biasa, pembaca akan dibawa ke sebuah kisah atau dongeng dimana terdapat misteri anak kembar dan rumah yang berhantu.

Saya suka sama ceritanya yang mencekam, meskipun terlalu dark dan horror dan sempat membuat saya ngeri. Namun sebenarnya kisahnya sendiri adalah tentang balas dendam dan kasih sayang antara dua anak kembar.

Dongeng ketiga belas ini berasal dari sebuah buku yang diterbitkan Miss Vida Winter, yang diberi judul buku Dongeng Ketiga Belas, namun pada saat pencetakan pertamanya, buku tersebut hanya memuat dua belas cerita. Buku itu pun ditarik dan diubah judulnya, sehingga Dongeng Ketiga Belas masih tetap menjadi misteri.

Dalam buku ini, Miss Vida Winter akan menceritakan dongeng ketiga belas yang merupakan kisah masa kecilnya pada masa lalu di rumah Angelfield. Sepanjang ceritanya saya penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di rumah Angelfield ini.

Sayangnya, kehadiran Margaret Lea, si pendengar dalam cerita ini, menurut saya kurang maksimal. Margaret juga merupakan anak kembar, namun saudaranya meninggal ketika melakukan operasi. Di sini saya kurang merasakan feeling cerita dan kehilangan yang dialami Margaret, dan penulis pun tidak mengungkap banyak cerita tentang Margaret.

Saya suka pada sosok ayah Margaret yang merupakan kolektor dan penjual buku langka, ditambah lagi beliau sangat ramah untuk ukuran sebuah buku yang banyak dinuansai oleh kegelapan ini. Sayangnya, lagi-lagi, tidak banyak porsi yang diberikan untuk cerita Margaret sehingga ayah dan ibu Margaret jarang hadir dalam cerita.

Overall, buku yang sangat menarik untuk tema misteri dan horror, apalagi ditambah tentang kehadiran anak kembar.

“Waktu itu bulan November. Walaupun belum malam, langit sudah gelap ketika aku memasuki Laundress Passage. Ayah sudah selesai hari itu, lampu dimatikan dan jendela tertutup; tapi supaya aku tidak pulang dalam kegelapan Ayah membiarkan lampu di tangga menuju flat tetap menyala.”


3.5 stars - This book was OK, read it if it sounds good to you



No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.