Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Wednesday, December 25, 2013

Matched - Ally Condie


Cassia has always trusted the Society to make the right choices for her: what to read, what to watch, what to believe. So when Xander's face appears on-screen at her Matching ceremony, Cassia knows with complete certainty that he is her ideal mate... until she sees Ky Markham's face flash for an instant before the screen fades to black.

The Society tells her it's a glitch, a rare malfunction, and that she should focus on the happy life she's destined to lead with Xander. But Cassia can't stop thinking about Ky, and as they slowly fall in love, Cassia begins to doubt the Society's infallibility and is faced with an impossible choice: between Xander and Ky, between the only life she's known and a path that no one else has dared to follow.

Comments
Cassia Maria Reyes hidup dalam sebuah dunia dimana perlawanan terhadap Pemerintah dilarang, dan yang berhak menentukan siapa yang menikah denganmu adalah Komite.
Seharusnya cerita ini menjadi sebuah cerita cinta segitiga, namun sedikitnya peran Xander dalam cerita ini membuatnya menjadi sebuah cerita cinta yang terlarang antara Cassia dan Ky. Saya suka sama Ky; dia itu tipe-tipe cowok pemberontak yang keren, yang punya karakter sendiri. Namun kehadiran Xander yang lembut dan mengenal Cassia sejak kecil juga so sweet buat saya.
Dunia dystopia yang diciptakan Ally Condie dalam Matched ini merupakan dunia modern yang segalanya menggunakan teknologi canggih; tidak ada alat-alat menulis, namun juga dibatasi; tidak ada puisi dan lagu yang berkembang, hanya sebatas yang telah dipilih dan diizinkan oleh Pemerintah atau Komite untuk disebarluaskan. Selain itu, segalanya adalah terlarang dan melanggar aturan.
Meskipun saya suka sama buku ini karena genrenya, buku ini tidak terlalu berkesan buat saya. Tidak ada adegan, dialog, atau hal kecil yang saya favoritkan, juga tidak ada suatu hal yang mengganggu saya. Overall saya cukup nyaman membacanya.
“Sekarang setelah aku mengetahui caranya terbang, ke arah mana aku haris menembus malam? Sayapku bukan berwarna putih atau berbulu; melainkan hijau, terbuat dari sutra hijau, yang bergetar diterpa angin dan melengkung ketika aku bergerak—pertama dalam bentuk melingkar, kemudian garis, dan akhirnya dalam bentuk temuanku sendiri.”

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.