Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Saturday, January 4, 2014

Bridget Jones' Diary - Helen Fielding


56.7 kg (seandainya aku bisa tetap di bawah 57 kg dan tidak terus naik-turun seperti mayat tenggelam-tenggelam dalam lemak), unit alkohol 2 (bagus), rokok 17 (buruk, tapi akan mulai berhenti besok), kalori 775 (pokoknya besok harus sudah berbobot 54 kg).

Brigdet Jones, wanita lajang berusia tiga puluhan, merasa yakin dirinya akan bahagia jika:
1. Berhasil menurunkan berat badan
2. Berhenti merokok
3. Punya ketenangan batin
Karena belum mempunyai pacar, orang-orang di sekitarnya berusaha menjodohkan Brigdet dengan beberapa pria. Salah satunya dengan Mark Darcy, duda dan pengacara kaya raya yang serius, pendiam, dan berpenampilan agak kuno. Bridget tidak memedulikan Mark karena ia jatuh cinta pada bosnya di perusahaan penerbitan, Daniel Cleaver yang ganteng, modern, dan mata keranjang. Sampai suatu hari Daniel mengkhianatinya...

Bridget Jones's Diary memotret kehidupan wanita yang mulai panik membayangkan mereka akan hidup sendirian karena belum juga menemukan pria impian. Ini juga kisah tentang pergulatan wanita tahun 1990-an, yang terus berupaya memperbaiki diri agar bisa diterima adi dunai yang kejam, yang segalanya ditentukan oleh penampilan luar..

Comments
Satu lagi chicklit yang karakternya pecundang abis. Saya suka sama ceritanya sih, ala ala chicklit Sophie Kinsella & Meg Cabot, lucu dan bentuknya kayak diary. Tapi untuk karakternya tuh nggak banget. Dia terlalu menganggap rendah dirinya sendiri, and I think she is on the lowest self-esteem. Nyebelin dan annoying banget ngebaca keluhannya dia tentang dirinya sendiri yang nggak abis-abis, dan saya mulai ikutan depresi. Endingnya sih lumayan, tapi menurut saya nggak sebanding dengan perasaan tertekan yang saya rasakan gara-gara Bidget Jones.

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.