Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Saturday, January 4, 2014

Fairish - Esti Kinasih


”Lo pura-pura jadi pacar gue ya, Rish? Biar gue nggak dikerubutin cewek-cewek centil itu,” pinta Davi.

“Tapi… konsekuensinya, Dav,” ujar Irish pelan.

“Elo punya cowok?” Kali ini ganti Davi yang tersentak kaget. “Atau... lagi ada yang elo suka?”

Irish buru-buru menggeleng. “Bukan gitu. Kalo mereka nyangka kita beneran...”

“Biarin aja. Bagus malah!” Davi menggenggam kedua tangan Irish.

Akhirnya Irish menerima permintaan Davi meskipun dengan setengah hati. Tapi setelah dijalani, Irish senang kok menjadi satu-satunya cewek yang paling dekat dengan Davi, walaupun cuma untuk sementara dan tanpa ikatan apa-apa.

Irish memang nggak secantik Kristen Stewart. Dia cuma cewek biasa, yang di sekolah pun sama sekali nggak ngetop. Karena itu Davi merasa aman, soalnya dia merasa nggak bakalan naksir Irish. Tapi saat muncul cowok lain yang bikin Irish terpikat, kok Davi jadi nggak rela kehilangan Irish ya?

Comments
Saya jarang dan bahkan hampir gak pernah baca teenlit, tapi saya lumayan suka sama Fairish. Cerita cintanya so sweet dan natural, tapi dengan plot yang keren. Saya suka bagaimana hubungan Irish dan Davi berubah dari cuma sekedar pacaran bo’ong-bo’ongan ke jatuh cinta beneran. Adegan dimana Davi akhirnya reveal his past and overcome his trauma bener-bener menguras emosi banget dan merupakan bagian favorit saya.

No comments:

Post a Comment

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.