Wordpress (Book Blog) mybookstacks.wordpress.com Twitter @fennyusuf Facebook Fenny Herawati Yusuf

I'm a girl who reads and have too many books. You’ll know that I do because I will always have an unread book in my bag and my shelves. A girl who spends her money on books instead of clothes. A girl who has a list of books she wants to read.

If you have any question about books and authors, please feel free to contact me at fennyherawatiyusuf[at]yahoo[dot]com. I will reply your email soon.

Thursday, July 10, 2014

Girls In The Dark Blog Tour *Review, Giveaway and Ask Author Akiyoshi Rikako*



Girls In The Dark by Akiyoshi Rikako
3.67/5 (39 rating)

Publisher: Haru
Translator:  Andry Setiawan
Release Date: May 2014 by Penerbit Haru
Format: Paperback, 284 pages
Genre: Romance, Mystery, Thriller, Horror


Gadis itu mati.

Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.

Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?

Tidak ada yang tahu.

Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....

Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?





SHORT REVIEW

Kesan pertama saya abis baca buku ini adalah nano-nano. Ada banyak rasa di dalam ceritanya, ada banyak tokoh yang unik dan juga alur yang berlainan. Girls In The Dark dibagi menjadi beberapa bab, yang setiap babnya menceritakan kronologis peristiwa bunuh diri atau pembunuhan si Ketua Klub Sastra menurut tokohnya masing-masing. Ada tujuh anggota klub sastra yang tersisa setelah kematian Itsumi, jadi ada tujuh cerita berbeda yang bertolak belakang mengenai kematian Itsumi. Saya suka banget sama gaya penceritaan yang seperti ini, membuat saya jadi nggak bosen dan terus membalik halaman demi halaman Girls In The Dark demi mengetahui apa kisah lain selanjutnya yang akan ditulis pengarang. Saya juga penasaran dengan kebenaran peristiwa dibalik kematian Itsumi.
Selain itu, efek yang ditimbulkan setiap cerita dari tokoh dalam buku ini. Ada cerita yang membuat saya terharu, kesal, bahkan merinding. Keren banget deh. Selain itu, endingnya wow banget, di luar dugaan saya dan unusual. Overall, Girls In The Dark wajib deh dibaca bagi yang mau mencari J-lit Asia yang seru atau novel misteri yang lain dari biasanya.
Selain genre dan gaya penceritaan, yang saya sukai dari Girls In The Dark adalah tokohnya. Oleh karena itu ketika saya mendapatkan kesempatan untuk bertanya kepada pengarang aslinya di Jepang, pertanyaan saya lebih banyak mengenai karakter Girls In The Dark. Berikut ini adalah hasil tanya-jawab saya dengan Akiyoshi.

ASK AUTHOR
Girls in The Dark akhirnya diterjemahkan dan diterbitkan untuk para penikmat baca Indonesia, bagaimana perasaan kamu tentang hal ini? 

Aku sampai melonjak senang saat mendengar Girls in the Dark akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indoensia!! Aku berterima kasih pada penerbit di Indonesia! Dulu, aku pernah pergi ke Pulau Bali. Orang-orang di sana sanga tramah. Makanannya juga enak. Aku senang sekali di sana. Sampai sekarang pun aku masih ingin pergi lagi ke Pulau itu. Indonesia menjadi negara impianku. Rasanya, seperti karyaku yang menggantikan diriku untuk tinggal di negara kalian. Saat ini, aku baru saja menerima buku hasil terjemahan di Indonesia. Sangat cantik!! Batas-batas babnya indah, batas subbabnya juga sangat sesuai dengan isinya. Aku jadi berdebar-debar saat membayangkan bagaimana buku ini dipajang di toko buku. Aku berharap semoga buku ini bisa dilirik oleh lebih banyak orang.
 
Apakah ada kemiripan karakter antara gadis-gadis di Girls In The Dark dengan orang-orang disekitarmu? Atau adakah orang yang menginspirasi salah satu karakter dalam Girls In The Dark?

 "Imej luar salah satu tokoh ada yang aku pinjam dari seorang teman (hehe). Tapi sifat-sifat mereka semuanya original, lho. Kalau sampai ada anak-anak seperti mereka di sekelilingku, rasanya sedikit menyeramkan. (hehe)
Tapi, aku tidak ingin menulis karakter yang ""Tidak mungkin ada"". Aku ingin menulis karakter yang membuat pembac amengira; ""mungkin ada nih orang seperti ini"""


Dari ke tujuh gadis dalam Klub Sastra, menurutmu mana sih yang paling mirip karakternya denganmu?

Siapakah karakter yang paling kamu sukai dari Girls In The Dark, dan kenapa? 
"Sebenarnya… sifat-sifatku sedikit muncul di masing-masing tokoh! Aku suka kudapan, aku juga pulang dari luar negeri, aku juga pecinta sastra… dll,dll.
Karakter yang paling aku suka adalah Sayuri. Tapi, aku juga mengerahkan segenap tenaga pada karakter yang lain, jadi aku juga sayang pada mereka."


Dalam novel Girls In The Dark banyak unsur yang terlibat seperti psikologi, mitos, horor, thriller, misteri, juga percintaan. Bagian mana yang menurut kamu paling kuat dan menjadi daya tarik tersendiriļ¾Š untuk novel ini?

"Iya, ya. Banyak sekali genre di dalam naskah ini. Semuanya adalah genre yang selalu membuat aku tertarik dalam hidup keseharianku. Kalau ditanya genre mana yang sebenarnya ingin aku tonjolkan… susah juga ya.
Tapi, yang paling aku tekankan mungkin misterinya. Apalagi cerita ini harus mengulur sebuah pertanyaan yang harus dijawab di belakang. Kalau emngingat itu, mungkin genre Misteri dan Thriller sangat kuat di sini."
 

Ending dari Girls In The Dark sangat membuat saya penasaran dan penyelesaiannya tidak terduga. Meskipun begitu, saya suka sekali dengan akhir kisahnya. Pernahkah membuat ending lain selain ending yang sudah diterbitkan? Apakah dari awal menulis sudah seperti yang diterbitkan? 
Terima kasih sudah suka pada endingnya!! Terima kasih!! Saat aku memikirkan tentang jalan ceritanya dan akhirnya ketemu ending ini, aku sudah tidak bisa memikrikan ending yang lain lagi. Aku juga suka sekali dengan endingnya! ♪

Dalam Girls In The Dark ada sedikit kebudayaan Bulgaria dari murid internasional Klub Sastra. Kenapa memilih Bulgaria, apakah ada alasan khusus?  

"Sepanjang yang aku tahu, tidak ada novel Jepang yang mengangkat Bulgaria sebagai settingnya. Karena itu, kalau aku coba, pasti menyenangkan dan akhirnya aku memilih negara ini.
Saat aku bersekolah di Amerika, ada beberapa kolega yang berasal dari negara itu. Jadi, kesanku terhadap Bulgaria sangat bagus.
Saat aku menulis tentang Bulgaria, aku menghubungi salah satu temanku di sana dan kami berdua memikirkan nama sebuah desa!"


Ketika membaca pendapat salah satu tokoh mengenai kehidupan sosial di SMA Katolik Putri Santa Maria, saya merasa ada sesuatu yang serius dan pribadi di dalamnya. Apakah pendapat itu benar-benar tercermin di dalam kehidupan nyata Sekolah-sekolah Putri di Jepang? 

Sekolah, adalah sebuah dunia lain. Hal-hal lumrah yang ada di rumah atau masyarakat, kadang tidak bisa diterapkan di sekolah. Misalnya, seorang anak yang sangat baik dan ramah di rumah, ternyata adalah anak yang digencet (ijime) di sekolah. Ada kan hal seperti itu?
Tentu saja hal itu sangat menyedihkan. Tapi, dalam sekolah ada sebuah acuan tak tertulis yang berbeda dengan yang ada di rumah maupun masyarakat. Akan sangat bagus sekali kalau acuan itu mengarah ke hal yang baik. Aku selalu miris saat mendengar acuan itu mengarah ke hal yang buruk seperti penggencetan (ijime).
Sekolah adalah sebuah dunia yang sangat kecil dan kita pulang-pergi sekolah hanya dalam waktu yang singkat saja jika dibandingkan dengan beberapa puluh tahun hidup kita. Meskipun demikian, saat kita bersekolah, kita menganggatp sekolah dan guru dan hubungan kita dengan orang lain di dalamnya adalah segalanya, kan?
Dunia Girls in the Dark mungkin sedikit menyindir kenyataan tersebut."

 

 Siapa sih penulis favorit dan buku favorit kamu? Jawabannya boleh lebih dari satu, ya.. ^^ 
"Dazai Osamu, Mishima Yukio, Kafka. Aku suka mereka bertiga.
Terutama Die Verwandlung nya Kafka, aku suka."


Di Indonesia banyak komunitas buku yang banyak membantu dalam publisitas dan penerbitan sebuah buku seperti Klub Blogger Buku Indonesia, Goodreads Indonesia, Kastil Fantasi, dan lain-lain. Apakah di Jepang juga ada komunitas seperti itu? Menurut kamu sejauh apa sih peranan komunitas buku dalam penerbitan sebuah karya? 

"Wah! Ternyata ada banyak klub membaca di Indonesia ya! Benar-benar hebat! Di Jepang… mungkin tidak ada Klub Membaca yang berdiri sendiri.
Kadang, di perpustakaan akan diadakan pekan membaca, di sekolah juga ada kegiatan seperti itu.
Andai saja klub kalian ada di Jepang, pasti menyenangkan. Kita bisa meminjam buku bersama-sama di perpustakaan, kita baca sama-sama, lalu kita ngobrol tentang buku itu.
Semoga dengan klub-klub kalian semakin banyak orang bisa tertarik untuk membaca, ya!"


Kalau boleh, ceritain sedikit dong mengenai karya kamu selanjutnya, baik yang dalam tahap penulisan dan yang akan rilis selanjutnya. ^^ 

"Tentu saja boleh! Jangan sungkan!
Novel selanjutnya bersetting di sebuah sekolah campuran putra dan putri. Seorang cowok otaku pecinta kereta api tiba-tiba saja meninggal. Dia hidup lagi dalam tubuh cowok keren asal inggris dan berusaha mencari pembunuhnya!!"



GIVEAWAY
Ada dua giveaway yang bisa kamu ikuti dalam Blog Tour Girls In The Dark ini..
Saya akan membagikan satu buah buku karya Lia Indra Andrinata bagi yang mengisi rafflecopter berikut ini.
Pemenang akan diundi dan dihubungi via email. Giveaway ini hanya berlangsung sampai 14 Juli 2014 saja yaa..
a Rafflecopter giveaway


GIVEAWAY FINALE

Hadiahnya..
Paket buku Haru
Pouch dari Emerald Green Label
Totte Bag dari Emerald Green Label

Caranya..
1. Kamu harus mengikuti Blog Tour dari awal hingga akhir
2. Di setiap akhir posting, kakak-kakak blogger akan menyediakan sebuah gambar yang merupakan bagian dari sebuah PUZZLE
3. Gambar-gambar itu harus kamu kumpulkan, simpan baik-baik jangan sampai hilang
4. Kamu harus menyusun semua gambar-gambar tersebut ke dalam satu image, membentuk PUZZLE tersebut hingga jelas apa yang ada di sana
5. Post image tersebut di wall Haru, sertakan kesan-kesan kamu terhadap Blog Tour kali ini

Ini gambar puzzle di blog ini:






11 comments:

  1. Huah, untung di post sepagi ini :D tapi, Ask reader dijawab dimana? :o

    ReplyDelete
    Replies
    1. follow via GFC , klo gapunya gmail, masih bisa? :o

      Delete
    2. bisa nggak ya? hahaha kayaknya sih bisa, coba deh.. hahaha ga pernah pake selain GFC sih tapi kayaknya ada button selain gmail untuk identitasnya..

      Delete
    3. okeh sudah jelas makasi :D

      Delete
  2. thanks ya atas giveawaynya :)
    aku udah ikutan :)
    *wish me luck* :D

    ReplyDelete
  3. trims banyak giveawaynya. sharing ask authornya menarik sekali. aku suka banget genre misteri ^.^

    ReplyDelete
  4. Alhamdulilah masih ada kesempatan ikutan, mudah mudahan rejeki :D

    ReplyDelete
  5. terima kasih buat givewaynya. ask authornya menarik ^^ semoga aku beruntung

    ReplyDelete
  6. Kakak~ aku sudah ikutan yaaaaaa :)
    terima kasih sudah ngadain giveaway, sering2 aja ya kak..hehehe

    ReplyDelete
  7. waaa untung sempat ikutan :D deadline tinggal besok :D

    ReplyDelete

If you have any questions and comments about this post, please leave here. Will reply soon.